Info Festival Musik Accoustic

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Mei 18, 2005 | | 0 Komentar »

Hari sabtu tanggal 21-05-2005 akan diadakan festival musik accustic di FISIP Unila. Festival ini bertema seputar kehidupan sosial.

Lagu wajib bertema sosial dan lagu kedua bebas. Karena accoustikan maka bersifat unplug.

Selengkapnya...

Just For My Mom

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Sometimes I feel my heart so lonely but it's ok
No matter how my girl just left me and I don't care
Whenever the rain comes down and it's seems there's none to hold me
She's there for me, she's my mom

Just for my mom, I write this song
Just for my mom, I sing this song
Just for my mom, can wipe my tears
ust for my mom, can only here

Trap in a subway, can't remember the day but I feel ok
Damped in damn situation, in every condition with no conclusion
Whenever the rain comes downand it's seems there's none to hold me
She's there for me, she's my mom

You may say I have none to cover me under the sun
She's there for me, she's my mom

Selengkapnya...

Jalan Terus

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Hidup memang tak semudah
Waktu kita muda dulu
Panas dingin tak bisa diterka
Strategi hidup bertahan
Dari seleksi sang alam

Hidup memang tak seindah
Waktu kita muda dulu
Umur terindah pasti kan berlalu
Strategi hidup bertahan
Dari seleksi sang alam

Panas dingin tak bisa diterka
Panas dingin tak bisa diterka

Tapi apapun yang terjadi
Akan kujalani
Akan kuhadapi dengan segenap hati

Walau ku terluka
Memang ku terluka
Tak pernah ku lari dari semua ini

Belum waktunya kita berhenti
Jangan cepat puas kawan
Bekerja dan terus bekerja
Hingga saat kita tak berguna lagi

Maka apapun yang terjad
Akan kujalani
Akan kuhadapi dengan segenap hati

Walau ku terluka
Memang ku terluka
Tak pernah ku lari dari semua ini

Selengkapnya...

J.A.P (Jadikanlah Aku Pacarmu)

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 1 Komentar »

Lelap haru di taman
Bias makna yang terpendam
Alas tonggak harapan
Belai indah matamu
Teman mimpi tanpa jemu
Biar terkadang semu

Untaian bunga canda
Tempatkan kau lepaskan tawa
Tenang hati terbaca

Kini tiba waktuku
Untuk puitiskan sayang
Untuk katakan sayang

Jadikanlah aku pacarmu
Kau kubingkai s'lalu indahmu
Jadikanlah aku pacarmu
Iringilah kisahku

Kini tiba waktuku
Untuk puitiskan sayang
Untuk katakan cinta

Jangan pernah lari dariku... 2x
Jangan engkau lupakan aku...
Jangan engkau lupakan aku..

Selengkapnya...

Itu Aku

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Ribuan hari aku menunggumu
Jutaan lagu tercipta untukmu
Apakah kau akan terus begini
Masih adakah celah di hatimu
Yang masih bisa tuk ku singgahi
Cobalah aku kapan engkau mahu

Tahukah lagu yang kau suka
Tahukah bintang yang kau sapa
Tahukah rumah yang kau tuju...

Itu aku...
Coba keluar di malam badai
Nyanyikan lagu yang kau suka
Maka kesejukan yang kau rasa
Coba keluar di terik siang
Ingatlah bintang kau sapa
Maka kesejukan yang kau rasa
Percayalah...
Itu aku...

Selengkapnya...

Dan

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Dan
Bila esok datang kembali
Seperti sedia kala
Di mana kau bisa bercanda

Dan
Perlahan kau pun
Lupakan aku mimpi buruk mu
Dimana telah ku tancapkan duri tajam
Kau pun menangis menangis sedih
Maafkan aku

Dan
Bukan maksud ku
Bukan ingin ku melukaimu
Sedarkah kau di siniku pun terluka
Melupakanmu menepikanmu
Maafkan aku

Lupakanlah saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar
Dan berpijar seperti dulu kala
Caci-maki saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar
Dan berpijar seperti dulukala

Selengkapnya...

Bobrok

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Jangan kaucari conversation
Bila tak ingin sebuah nation

Lelah kudengar demoralization
Tatap neg'ri ucap valediction

Bang Bang
Pale loe
Napas loe
Go to hell/otak loe

Selengkapnya...

Bila Kau Tak Di Sampingku

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Tak seharusnya kita berpisah
Tak semestinya kita bertengkar
Kar'na diri ku masih butuh kau
Maafkanlah sikap ku
Lupakanlah salahku... itu

Terlalu bodoh untuk diri ku
Menahan berat jutaan rindu
Apalagi menahan ego ku
Maafkanlah sikap ku
Lupakanlah salah ku
Luapkan kepada ku

Tak'kan kubiarkan kau menangis
Tak'kan kubiarkan kau terkikis
Terluka perasaan oleh semua ucapan ku
Maafkanlah semua sifat kasar ku
Bukan maksud untuk melukai mu
Aku hanyalah orang yang penuh rasa cemburu
Bila kau tak di samping ku

Bila kau tak di samping ku
Bila kau tak di samping ku
Bila kau tak di samping ku

Selengkapnya...

Berhenti Berharap

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Aku tak percaya lagi
Dengan apa yang kau beri
Aku terdampar disini
Tersudut menunggu mati
Aku tak percaya lagi
Akan guna matahari
Yang dulu mampu terangi
Sudut gelap hati ini

Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat
Kenapa ada derita
Bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam
Bila putih menyenangkan
Haa...

Aku pulang...
Tanpa dendam
Ku terima kekalahanku
Aku pulang...
Tanpa dendam
Ku salutkan kemenanganmu
Woo...

Kau ajarkan aku bahagia
Kau ajarkan aku derita
Kau tunjukan aku bahagia
Kau tunjukan aku derita
Kau berikan aku bahagia
Kau berikan aku derita

Haa...
Haa...

Aku pulang...
Tanpa dendam
Ku terima kekalahanku
Rebahkan tangguhmu
Lepaskan perlahan
Kau akan mengerti
Semua...

Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat

Selengkapnya...

Berai

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Terlambatkah tepati janji
Saat kau melangkah 'tuk pergi
Yakinkah ini semua, yang telah kita bina
Terjaga oleh kelam
Dan terimbas dengan suram

Kaukemasi kasih sayangmu
Bergegas ambil langkah sendu
Yakinkah ini semua, yang harus kita rasa
Terjaga oleh kelam
Dan terimbas dengan suram

Haruskah kau 'kan pergi
Bila semua 'kan sepi
Haruskah kau kembali
Saat kaubaca lirih ini

Selengkapnya...

Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki

Oleh Nanang Suryana | Minggu, Mei 01, 2005 | , , , | 0 Komentar »

Melihat tawamu
Mendengar senandungmu
Terlihat jelas dimataku
Warna - warna indahmu

Menatap langkahmu
Meratapi kisah hidupmu
Terlukis jelas bahwa hatimu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki

Sifatmu nan s'lalu
Redakan ambisiku
Tepikan khilafku
Dari bunga yang layu

Saat kau disisiku
Kembali dunia ceria
Tegaskan bahwa kamu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki

Belai lembut jarimu
Sejuk tatap wajahmu
Hangat peluk janjimu

Selengkapnya...
Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.