Ulang Tahun Firefox: 9 November

Oleh Nanang Suryana | Selasa, November 10, 2009 | , | 5 Komentar »

Browser open source Firefox sudah berusia lima tahun pada tanggal 9 November 2009 kemarin. Firefox dilahirkan oleh Mozilla Foundation pada 9 November 2004. Begitu diperkenalkan, popularitasnya langsung meroket sehingga server Mozilla crash dan perlu satu jam untuk membuatnya online kembali.

Saat diperkenalkan lima tahun lalu, belum jelas bagaimana jadinya Firefox 1.0. Mozilla Foundation pernah mencoba merilis browser-nya pada tahun 2002, tetapi ternyata tidak popular. Dulu, Internet semata-mata berurusan dengan dokumen dan situs-situs belanja. Kini, sebuah browser diharapkan juga bisa berbagi data, menjalankan aplikasi, dan mengamankan dan menghentikan orang dari berkunjung ke situs-situs yang melakukan penyerangan.


Kini lima tahun setelah diluncurkan, Firefox memang belum bisa menggantikan Internet Explorer. Namun setidaknya Firefox sudah berhasil menjadi pesaing kuat dengan menguasai 25% pangsa pasar.

Firefox sukses karena bisa beradaptasi dengan cepat dan kaya fitur. Dengan desainnya yang baru, browser ini berkinerja lebih cepat dibandingkan tawaran Microsoft. Cuma saat ini saingan Firefox bukan hanya Microsoft, tetapi juga Google dan Apple.

Juni lalu, hadirlah Firefox versi 3.5, dan versi 3.6 diperkirakan akan muncul akhir tahun ini. Sayang, Firefox kini menunjukkan gejala-gejala mirip Internet Explorer, yakni kebanyakan fitur yang (mungkin) tidak berguna. Yang juga perlu diingat oleh para pengembang Mozilla adalah keunggulan Firefox selama ini, yakni lebih cepat dan aman (disbanding Internet Explorer). Jika ini tidak diperhatikan Mozilla, bisa jadi Firefox tidak akan lagi populer, dan digantikan oleh Chrome dan Internet Explorer.

Bisa jadi yang dibutuhkan saat ini dari Firefox adalah dukungan yang lebih baik untuk HTML 5, untuk mendukung Web Open Font Format (WOFF) dan format video Ogg Theora. Ini agar halaman web yang menggunakan font open source bisa di-render dan video bisa diputar di browser tanpa penggunaan teknologi proprietary seperti Microsoft Silverlight dan Adobe Flash.

Sumber: TeknoKompas

Artikel Terkait:

5 Komentar

  1. Seti@wan Dirgant@Ra // 3:27 PM  

    makasih sobat, saya baru tahu ternyata Firefox baru berumur 5 tahun.
    Tapi browser ini yang sangat akrab dengan aku.

  2. FATAMORGANA // 3:33 PM  

    sejak belajar yang namanya internet, saya cuman familiar dengan Firefox

  3. Radin Intan // 3:34 PM  

    "Sayang, Firefox kini menunjukkan gejala-gejala mirip Internet Explorer, yakni kebanyakan fitur yang (mungkin) tidak berguna." ==> sya fikir Firefox hadir masih dalam kondisi standard-standard saja, kecuali kita tambahkan ekstensi yang beraneka ragam dan tidak jelas (sumber bisa diambil dari http://addons.mozilla.org).
    Hingga kini Firefox masih merajai aplikasi perambah web untuk pengguna di kantor-kampus-rumah.
    Sayangnya Firefox belum mengeluarkan Firefox mobile layaknya Opera Mini.

  4. Nanang // 3:57 PM  

    @to: Seti@wan Dirgant@Ra
    Sama saya juga sehari-hari pakai Mozilla Firefox, yang lainnya saya pake buat alternatif saja.

    @to: Radin Intan
    Benar sekali, kadang-kadang aplikasi yang dikembangkan oleh pihak ketiga yang bermasalah sehingga berpengaruh terhadap Firefox. Tp sekarang saya sudah mulai mengurangi add-ons yang tidak penting sehingga Firefox yang saya pake baik2 saja.

  5. Ayu Tri // 10:12 PM  

    selamat ultah mozilla firefox, browser terfavorit.. semoga tambah sukses

    terima kasih atas ulasan sejarahnya...

Posting Komentar

Silahkan isi komentar. Saya akan berusaha berkunjung balik ke blog/website Anda yang telah berkomentar.

Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.