Tampilkan postingan dengan label youtube. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label youtube. Tampilkan semua postingan

YouTube Ulang Tahun 14 Februari

Oleh Nanang Suryana | Senin, Februari 15, 2010 | | 2 Komentar »

Tepat pada Minggu 14 Februari 2010, YouTube genap 5 tahun mendaftarkan nama domain YouTube ke hak cipta. Sejak didirikan tahun 2005, kini YouTube telah melayani lebih dari 1 miliar video perhari.

YouTube tidak mau berhenti memberikan pelayanannya kepada penggunanya. Termasuk memberikan kemudahan dalam mengunggah video, hingga memaksimalkan tampilan video dengan aplikasi Flash bahkan akan mendukung teknologi HTML 5.

Tiga pemuda yang terdiri dari Steve Shih Chen, Jawed Karim, dan Chad Hurley bertemu di sebuah perusahaan yang sama untuk akhirnya menyatukan pikiran untuk menghadirkan YouTube. Berkat hasil obrolan antara Steve Chen dan Chad Hurley di sebuah pesta malam video perdana di YouTube berhasil mereka tayangkan, yang kala itu mengangkat tema mengenai gajah.


Lebih dari setahun setelah kemunculan YouTube di dunia maya, situs ini melejit dengan sangat cepat, sehingga tidak mengherankan kalau banyak perusahaan yang kepincut dengan karya anak muda ini. Dari sekian perusahaan yang mengajukan tawaran, akhirnya Google yang berhasil memboyong YouTube dalam perusahaannya.

Dengan nilai kontrak senilai USD1,65 miliar atau sekira Rp16,9 triliun pada Oktober 2006, akhirnya kepemilikan YouTube pun berpindah tangan ke mesin pencari ternama di dunia, Google. Hingga sekarang, YouTube belum tergeserkan sebagai situs video online paling populer.

Pada bulan Oktober 2009, akuisisi Google terhadap YouTube telah menginjak tahun ketiga. Situs berbagi video ini dengan bangga mengumumkan kalau video-nya telah ditonton miliaran orang setiap harinya.

Selamat ulang tahun YouTube semoga selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk dunia.

Selengkapnya...

YouTube dukung Teknologi HTML5

Oleh Nanang Suryana | Senin, Januari 25, 2010 | , , , | 3 Komentar »

YouTube telah mengumumkan bahwa situs berbagi video tersebut telah mendukung video HTML5.

Video HTML5 merupakan standar video web yang memungkinkan pengguna browser populer saat ini bisa mengakses video pada browser mereka tanpa bergantung lagi pada Flash Player Adobe.

Agar bisa menggunakan fitur terbaru ini, pengguna perlu menentukan program HTML5 pada TestTube, dimana YouTube menempatkan sejumlah fitur eksperimen lainnya.


Seperti dilansir CNet, Kamis (21/1/2010), saat ini baru Chrome Google, Safari Apple dan Internet Explorer dengan frame Chrome yang bisa mendukung fitur ini.

Sementara untuk Opera dan Firefox Mozilla, meski versi terbaru dari kedua browser tersebut bekerja dengan spesifikasi video HTML5, belum termasuk dalam daftar browser yang bisa mendukung fitur terbaru ini.

Selain pembatasan browser, menonton video YouTube versi HTML5 juga mengharuskan video yang akan ditonton bebas dari iklan, serta caption dan catatan tambahan lainnya yang dibuat user.

Selengkapnya...

YouTube Masuk Dalam Daftar Kelam Time

Oleh Nanang Suryana | Senin, Mei 25, 2009 | , , | 0 Komentar »

Kepopuleran YouTube ternyata tak menjamin kesuksesannya. Buktinya, situs berbagi video ini masuk dalam daftar 10 kegagalan terbesar dalam dekade terakhir versi majalah Time. Dalam daftar yang baru saja dirilis Time tersebut, ada 10 brand bercokol di deretan kegagalan-kegagalan terbesar selama 10 tahun terakhir ini. Yang mengejutkan bagi sebagian besar orang, namun tidak untuk beberapa ahli dan analis adalah masuknya situs berbagi video sebesar YouTube.

YouTube masuk dalam daftar ini meski nama besarnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun nama besar saja ternyata tidak cukup. Terbukti, Credit Siusse mengestimasi, dalam tahun ini YouTube akan kehilangan sebanyak US$ 470 juta merujuk pada biaya yang digunakan bagi penyimpanan dan bandwith yang dibutuhkan untuk menjalankan situs mereka. YouTube harus menaikkan pendapatannya 3 kali lipat agar bisa mengangkat dia dari keterpurukan. Analisis yang sama mengatakan, YouTube akan meraup US$ 240 juta, namun hanya naik 20% dibandingkan tahun 2008.


YouTube hadir mengguncangkan dunia maya tidak dengan sebuah model pencari uang dari penjualan iklan atau menarik biaya dari konten premium. Rendahnya kualitas video yang disuguhkan YouTube adalah alasan besar kenapa para pemasar enggan memanfaatkannya untuk beriklan. The New York Times mengeluarkan pernyataan mengenai hal ini, "YouTube besar, tapi kebesarannya tidak membawa kesuksesan baginya". Dikutip dari TechRadar, Rabu (20/5/2009), YouTube hadir menghiasi daftar kelam dari majalah Time tersebut bersama dengan beberapa brand besar, termasuk Palm Pilot, the Segway dan juga HD DVD.

Sumber: DetikInet

Selengkapnya...

Bagi rekan-rekan yang suka nonton video di YouTube tapi masih bingung ingin mendownloadnya, atau yang bisa download tapi bingung mencari player file tersebut. Berikut ini tips-tips yang sangat mudah dan semoga bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan:
1. Buka website YouTube - cari dan pilih video yang ingin dilihat - copy link video




2. Buka website yang menyediakan layanan untuk mendownload SaveTube - paste link video dari YouTube - enter/Go





3. Lihat halaman website SaveTube cari link/tulisan download - klik dan save ke komputer Anda - beri nama dengan contoh format nama: namafile.flv (jangan lupa namafile ditambahkan ekstensi .flv)



4. Untuk memainkan file FLV tersebut Anda bisa menggunakan program FLV Player - download dan install di komputer Anda. Setelah terinstal Anda dapat memainkan file FLV yang telah didownload.


5. Tips terakhir merupakan tambahan jika Anda mendownload video lagu/musik dan ingin merubah file FLV ke format MP3 agar dapat disimpan dan dimainkan di Winamp, Windows Media Player, HP, IPod dan lainnya silahkan menggunakan program FLV 2 MP3.

Jika ingin mengutip/copy-paste harap lampirkan sumbernya. Terima kasih.
Selamat mencoba.

Selengkapnya...
Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.