Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Keyword Pencarian Terpopuler di 2011

Oleh Nanang Suryana | Senin, Desember 19, 2011 | , , , , | 22 Komentar »

Menjelang akhir tahun 2011, tiga raksasa mesin pencarian internet Google, Yahoo dan Bing, merilis daftar "most search terms" yakni istilah atau topik yang paling dicari di tahun tersebut.

iPhone jadi salah satu kata paling dicari di tiga mesin pencarian itu sepanjang 2011. Smartphone besutan Apple ini memuncaki most search terms Yahoo, menempati urutan 6 "fastest-rising" di Google dan posisi ke-4 "most searched electronic devices" di Bing.

Mendiang Steve Jobs yang jadi aktor di balik kesuksesan iPhone, juga menjadi topik populer di 2011. Mantan CEO Apple ini berada di urutan ke-9 "most popular search term" Google.

Jobs berturut-turut menjadi headline pemberitaan di berbagai media termasuk pencarian internet setiap kali Apple meluncurkan produk baru, saat mengundurkan diri dari jabatan CEO Apple, kematiannya, dan buku biografinya yang laris terjual.

Topik populer lain selama 2011 yakni gempa dan tsunami Jepang, kematian Osama bin Laden, Badai Irene, sidang pengadilan dokter Michael Jackson, Conrad Murray, Kim Kardashian, Justin Bieber serta video artis YouTube dadakan Rebecca Black. Berikut daftar 10 topik terpopuler internet sepanjang 2011, versi Google, Yahoo dan Bing.

10 "fastest-rising search terms" Google

1. Rebecca Black
2. Google+
3. Ryan Dunn
4. Casey Anthony
5. Battlefield 3 video game
6. iPhone 5
7. Adele
8. Tepco--infrastruktur pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang yang rusak terkena dampak gempa dan tsunami.
9. Steve Jobs
10. iPad 2

10 "most searched terms" Yahoo

1. iPhone
2. Casey Anthony
3. Kim Kardashian
4. Katy Perry
5. Jennifer Lopez
6. Lindsay Lohan
7. American Idol
8. Jennifer Aniston
9. Japan earthquake
10. Osama bin Laden

"Most searched terms" di Bing

Orang: Justin Bieber
Berita: Casey Anthony trial
Atlet: Maria Sharapova
Musisi: Justin Bieber
Elektronik: Xbox
Acara TV: American Idol
Bintang reality show: Kim Kardashian
Late night show: Chelsea Handler
Film: Mission Impossible: Ghost Protocol
Perhelatan selebriti: Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton

Bagi rekan-rekan yang ingin mencoba mengecek kata kunci/keyword yang paling populer pada mesin pencari Google bisa membacara artikel berikut ini.

Sumber: DetikInet
Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Pencarian Gambar Dengan Google Images

Oleh Nanang Suryana | Kamis, November 03, 2011 | , , | 5 Komentar »

Google Image Search merupakan sebuah layanan pencarian yang dibuat oleh Google yang membolehkan pengguna mencari gambar di web. Fitur ini diluncurkan bulan Desember 2001. Kata kunci untuk pencarian gambar ini didasarkan pada nama gambar, teks pranala yang merujuk ke gambar, dan teks yang berdekatan dengan gambar.

Ketika mencari suatu gambar, sebuah pratayang gambar dari setiap gambar yang sesuai ditampilkan. Kemudian ketika menekan sebuah pratayang gambar, gambar itu ditampilkan dalam bingkai di atas halaman dan situs web dimana gambar tersebut ditemukan ditampilkan dalam bingkai di bawahnya, menjadikannya mudah dilihat dari mana gambar itu berasal.


Pada awal tahun 2007, Google mengeluarkan antarmuka pengguna yang diperbarui untuk pencarian gambar, dimana kebanyakan informasi mengenai gambar disembunyikan hingga pengguna menyorot mouse ke pratayang gambarnya. Hal ini kemudian dikembalikan ke versi lama setelah beberapa minggu.

Saat ini Google Image Search sudah mampu melakukan pencarian menggunakan gambar, berikut tips menggunakan layanan tersebut.

1. kunjungi http://images.google.com/
 Klik pada gambar kamera (yang dilingkari tanda merah)

 2. Masukkan URL gambar yang akan dicari gambar lain yang mirip/serupa diseluruh internet.


Klik "Search"



Dari hasil di atas terdapat banyak gambar serupa dengan source gambar yang diinputkan, adapun gambar-gambar tersebut berada diberbagai website/blog berbeda di internet.


Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Selengkapnya...

WebP: Pengganti JPEG dari Google

Oleh Nanang Suryana | Senin, Oktober 25, 2010 | | 15 Komentar »

JPEG adalah salah satu format gambar paling populer, banyak sekali gambar/foto menggunakan format tersebut.

Seiring perkembangan teknologi, Google resmi memperkenalkan format gambar terbaru yang dinamakan WebP.

WebP diklaim Google akan menghasilkan ukuran file yang lebih kecil untuk file gambar yang sering dibagi. Menurut Google, foto dan gambar lainnya berkontribusi sekitar 65 persen dari semua konten yang diakses melalui web.


Jika file gambar itu di re-encoded atau dikode ulang dengan WebP akan menghasilkan file yang rata-rata 39 persen lebih kecil ketimbang format lain. WebP juga dikatakan bisa mengurangi load pada server, ISP (Internet Service Provider) termasuk operator mobile dan web browser client sendiri.

Saat ini, file gambar umumnya encoded atau dikodekan melalui JPEG, yakni sebuah standar format gambar yang diperkenalkan pada 1992. JPEG dinilai sebagai standar lossy, yang artinya beberapa fidelity gambar hilang saat foto dikodekan atau dikode ulang. Sementara format gambar lain seperti .PNG, menggunakan lossless compression yang mempertahankan data gambar asli.

Google menggunakan kompresor gambar berdasarkan VP8 codec yang dibuat menjadi open source oleh Google pada Mei 2010.

Sejumlah gambar yang terposting di Google sudah dikodekan dengan format baru ini. Namun hambatannya, belum semua browser mendukung file gambar WebP, termasuk Chrome yang notebene merupakan produk Google.

Itu sebabnya Google berencana menambah dukungan untuk WebP yang dihadirkan dalam Webkit, yang juga diperuntukkan untuk browser Chrome. Disini, Google memposting sejumlah tool konversi dan menyediakan analisa statistik format WebP dibandingkan dengan format JPEG.

Semoga hadirnya format baru ini memperkaya pilihan dan meningkatkan kemudahan bagi para pengguna.

Selengkapnya...

Ulang Tahun Google: 27 September

Oleh Nanang Suryana | Senin, September 27, 2010 | , | 2 Komentar »

Selamat ulang tahun ke-12 untuk Google di tahun 2010 ini.

Google yang berbasis di California itu pertama kali didirikan menjadi perusahaan swasta pada 27 September 1998. Namun sebelumnya Google adalah sebuah proyek riset dari Sergey Brin dan Larry Page yang disebut "Google Guys", pada Januari 1996. Saat itu keduanya masih berstatus mahasiswa doktoral di Universitas Stanford.

Semoga Google semakin maju dan memberikan banyak manfaat bagi umat manusia di dunia.

Selengkapnya...

Free DNS Service - Google

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Mei 05, 2010 | , | 24 Komentar »

Bagi Anda yang sering mengeluh tentang koneksi internet yang lambat atau sering eror, berikut ini salah satu solusi dari satu masalah yang mungkin Anda hadapi.

Internet lambat atau sering eror ada banyak penyebabnya, salah satunya adalah masalah resolve oleh DNS (Domain Name System). Resolve adalah proses menterjemahkan sebuah nama domain (misal: www.nanang.web.id) ke IP (Internet Protocol - misal IP dari domain nanang:74.125.47.121).

Ada beberapa provider yang sever DNS-nya sering bermasalah, mungkin karena overload atau sistemnya kurang stabil.


Google sebagai perusahaan internet raksasa telah berbaik hati untuk memberikan layanan geratis yang bernama "Google Public DNS". Layanan ini merupakan layanan yang dapat digunakan sebagai alternatif dari DNS provider penyedia internet Anda.

Saat ini ada dua alamat IP DNS yang bisa Anda gunakan, yaitu: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4

Untuk pengguna Windows XP, Anda bisa memasangnya dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Klik Control Panel - Network and Internet Connections - Network Connections

Pilih interface yang akan Anda seting DNS-nya, sebagai contoh pada Local Area Connection - klik kanan Properties

pilih TCP/IP dan klik Properties - setelah muncul TCP/IP Properties gantilah DNS. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini:



Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Google vs China

Oleh Nanang Suryana | Selasa, Maret 30, 2010 | , | 7 Komentar »

Sejak perseteruan Google dan Pemerintah China, mesin pencari Google.cn telah ditutup dengan mengarahkan alamat tersebut ke server Google Hongkong. Sejak diarahkan ke server hongkong tersebut hasil pencarian bebas sensor, pencarian untuk berbagai istilah yang dianggap 'terlarang' langsung meningkat memadati trafik hasil pencarian Google.

Jika sebelumnya pengguna internet China dibatasi haknya untuk mencari informasi yang mereka inginkan, kini dengan mesin pencarian Google China yang servernya telah diarahkan ke Google Hong Kong, bisa leluasa mengetikkan kata kunci informasi yang ingin diketahui.


Bahkan mereka juga bisa mencari informasi yang sebelumnya dilarang karena dianggap sensitif. Google menyebutkan, pencarian menggunakan istilah sensitif langsung melonjak 10 kali lebih banyak sejak Google tidak lagi menuruti aturan pemerintah China untuk menyensor hasil pencarian.

Kata kunci atau keyword yang termasuk populer adalah 'Tiananmen', 'Falun Gong', dan 'korupsi'.

Data dari Google Trends memperlihatkan, terdapat sekira 2,5 juta pencarian dengan kata kunci 'Tiananmen' dan sekira 4,7 juta hasil pencarian mengenai kelompok relijius terlarang bernama 'Falun Gong'. Selain itu, lebih dari 20 juta orang mencari tahu informasi tentang Google itu sendiri, terkait perseteruan dan tindakan kontroversialnya melawan pemerintah China.

Langkah penghentian sensor oleh Google mendapatkan dukungan dari kelompok aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) sekaligus menimbulkan kemarahan dari pemerintah China.

Komentar:
Wah benar-benar raksasa perusahaan melawan pemerintahan, ini menggambarkan power of technology vs military strength.

Kita sebagai penonton hanya bisa melihat dan menunggu apa yang akan terjadi kemudian.

Selengkapnya...

Prediksi Jadwal Update Google PageRank 2010

Oleh Nanang Suryana | Jumat, Maret 26, 2010 | | 13 Komentar »

Banyak blogger atau webmaster memprediksi mengenai Jadwal Update Google PageRank di tahun 2010. Disini saya mencoba untuk berbagi informasi untuk yang belum mengetahui info Jadwal Update Google PageRank tahun 2010.

Mengenai kebenaran informasi ini hanya Google yang tahu. Tapi menurut yang saya baca di beberapa sumber dikatakan bahwa penghitungan Jadwal Google PageRank Update 2010 ini berdasarkan asumsi update pagerank tahun 2009. Bahwa dikatakan terjadi sebanyak empat kali Google Update PageRank dalam satu tahun.

Adapun prediksi Jadwal Update Google PageRank tahun 2010:
  1. First 2010 PageRank Update (31 March – 1 April 2010)
  2. Second 2010 PageRank Update (31 June – 1 July 2010)
  3. Third 2010 PageRank Update (31 September – 1 October 2010)
  4. Fourth 2010 PageRank Update (31 December – 1 January 2011)

Untuk kebenarannya pastinya mungkin juga belum tentu karena ini juga sekedar perkiraan dari asumsi perhitungan update PageRank tahun 2009. Untuk mengecek kebenarannya tinggal tunggu saja pada sekitar tanggal-tanggal tersebut apakah benar terjadi perubahan PageRank.

Setidaknya prediksi Jadwal Update Google PageRank 2010 ini bisa dijadikan sebuah referensi. Usaha dan keberuntungan semoga bisa mendapat PR lebih besar oleh Google pada Jadwal Update Google PageRank 2010 tersebut.

Makin banyak link back dari PR tinggi memungkinkan bisa membantu, terutama untuk kontestan-kontestan SEO.

Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Fitur Peta Jalur Sepeda Google

Oleh Nanang Suryana | Jumat, Maret 12, 2010 | | 3 Komentar »

Perusahaan situs pencari terbesar di dunia, Google, terus menambah fasilitas untuk mempermudah kebutuhan para penggunanya, tak terkecuali para pengguna sepeda, dengan menambahkan fitur peta jalur sepeda dengan pilihan pemetaan online terbaru.

Petunjuk arah jalur sepeda baru akan tersedia di sistem pemetaan "Google Maps", mulai dari Rabu (10/3/2010). Dalam enam bulan terakhir, Google berkonsentrasi pada layanan pemetaan sehingga dapat merekomendasikan rute sepeda mulai dari bukit-bukit besar hingga ke jalan-jalan padat.


Melengkapi petunjuk arah yang sebelumnya telah tersedia bagi pengendara dan pejalan kaki, petunjuk arah jalur sepeda awalnya baru akan tersedia untuk jalur sepeda di Amerika Serikat. Fitur terbaru Google ini dapat digunakan di jalur sepeda yang ada di lebih dari 150 kota.

Petunjuk jalur sepeda memang telah tersedia di beberapa situs yang lebih kecil, namun Google adalah situs internet terbesar pertama yang menyediakan layanan pemetaan dengan menambahkan fasilitas tersebut dalam opsinya.

Layanan pemetaan Google merupakan layanan yang paling populer di AS, dengan lebih dari 55 juta orang menjadi pengunjung setia situs ini di bulan Februari lalu, menurut comScore, perusahaan peneliti pasar


Selengkapnya...

Google Buzz Pesaing Facebook dan Twitter

Oleh Nanang Suryana | Kamis, Februari 11, 2010 | , , | 4 Komentar »

Hari ini Google resmi mengaktifkan aplikasi Google Buzz pada layanan email Gmail. Hal tersebut terlihat pertama kali saya masuk ke akun Gmail dan terdapat halaman yang memberitahu fasilitas tersebut.

Google Buzz ini dibuat untuk menyaingi popularitas situs jejaring sosial populer saat ini, Facebook dan Twitter.

Google Buzz memungkinkan user update status, berbagi link web ataupun foto dengan rekannya langsung melalui layanan e-mail Google, Gmail. Fitur ini juga kompatibel bagi perangkat mobile berbasis Android. Bahkan akan ada aplikasi khusus Buzz untuk sistem operasi Symbian dan Windows Mobile.


Memang, teknologi Google Buzz mirip-mirip dengan fitur kunci di Facebook atau Twitter. Harapan Google tentu saja agar kian banyak user menggunakan Gmail dan menarik para pemakai Facebook dan Twitter.

Dipilihnya Gmail karena Gmail adalah layanan e-mail terpopuler nomor tiga dunia setelah Windows Live Hotmail dan Yahoo Mail.

Banyak fitur Google Buzz berpotensi menggoda user internet. Misalnya pesan status yang dipublikasikan, secara otomatis diindeks dan tersedia dalam hasil pencarian real time Google. Konten juga bisa di-share secara mudah di berbagai produk online Google seperti Picasa dan YouTube.

Konten pihak ketiga seperti Twitter dapat pula dibagi meski user tak bisa mempublikasikan pesan di Twitter. Namun sayangnya, Buzz belum bisa menampilkan pesan yang berasal dari Facebook.

Google sebelumnya sudah coba berkiprah di layanan jejaring sosial, misalnya dengan situs jejaring Orkut. Namun Orkut gagal bersinar jika dibandingkan dengan Facebook. Namun siapa tahu peruntungan mereka bakal berubah dengan Google Buzz.

Silahkan mencoba Google Buzz. Semoga bermanfaat.


Selengkapnya...

YouTube dukung Teknologi HTML5

Oleh Nanang Suryana | Senin, Januari 25, 2010 | , , , | 3 Komentar »

YouTube telah mengumumkan bahwa situs berbagi video tersebut telah mendukung video HTML5.

Video HTML5 merupakan standar video web yang memungkinkan pengguna browser populer saat ini bisa mengakses video pada browser mereka tanpa bergantung lagi pada Flash Player Adobe.

Agar bisa menggunakan fitur terbaru ini, pengguna perlu menentukan program HTML5 pada TestTube, dimana YouTube menempatkan sejumlah fitur eksperimen lainnya.


Seperti dilansir CNet, Kamis (21/1/2010), saat ini baru Chrome Google, Safari Apple dan Internet Explorer dengan frame Chrome yang bisa mendukung fitur ini.

Sementara untuk Opera dan Firefox Mozilla, meski versi terbaru dari kedua browser tersebut bekerja dengan spesifikasi video HTML5, belum termasuk dalam daftar browser yang bisa mendukung fitur terbaru ini.

Selain pembatasan browser, menonton video YouTube versi HTML5 juga mengharuskan video yang akan ditonton bebas dari iklan, serta caption dan catatan tambahan lainnya yang dibuat user.

Selengkapnya...

Google Nexus One

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Januari 20, 2010 | , | 1 Komentar »

Spesifikasi Google Nexus One


Size and weight

Height 119mm
Width 59.8mm
Depth 11.5mm
Weight
130 grams w/battery
100g w/o battery

Display
3.7-inch (diagonal) widescreen WVGA AMOLED touchscreen
800 x 480 pixels
100,000:1 typical contrast ratio
1ms typical response rate


Camera & Flash
5 megapixels
Autofocus from 6cm to infinity
2X digital zoom
LED flash
User can include location of photos from phone’s AGPS receiver
Video captured at 720x480 pixels at 20 frames per second or higher, depending on lighting conditions

Cellular & Wireless
  • UMTS Band 1/4/8 (2100/AWS/900)
  • HSDPA 7.2Mbps
  • HSUPA 2Mbps
  • GSM/EDGE (850, 900, 1800, 1900 MHz)
  • Wi-Fi (802.11b/g)
  • Bluetooth 2.1 + EDR
  • A2DP stereo Bluetooth

Power and battery
Removable 1400 mAH battery
Charges at 480mA from USB, at 980mA from supplied charger

Talk time
Up to 10 hours on 2G
Up to 7 hours on 3G
Standby time
Up to 290 hours on 2G
Up to 250 hours on 3G
Internet use
Up to 5 hours on 3G
Up to 6.5 hours on Wi-Fi
Video playback
Up to 7 hours
Audio playback
Up to 20 hours

Processor
Qualcomm QSD 8250 1 GHz

Operating system
Android Mobile Technology Platform 2.1 (Eclair)

Capacity
  • 512MB Flash
  • 512MB RAM
  • 4GB Micro SD Card (Expandable to 32 GB)

Location
  • Assisted global positioning system (AGPS) receiver
  • Cell tower and Wi-Fi positioning
  • Digital compass
  • Accelerometer

Graphics, video and audio
Image
JPEG (encode and decode), GIF, PNG, BMP
Video
H.263 (encode and decode) MPEG-4 SP (encode and decode) H.264 AVC (decode)
Audio encoders
AMR-NB 4.75 to 12.2 kbps sampled @ 8kHz

Additional features
  • Haptic feedback
  • Teflon™ coated back
  • Second microphone for active noise cancellation
  • SIM card slot
  • Micro SD slot
  • Proximity sensor
  • Light sensor
Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Razia Link Exchange

Oleh Nanang Suryana | Kamis, Desember 31, 2009 | , | 4 Komentar »

Menjelang akhir tahun 2009 dan datangnya tahun baru 2010 serta adanya update PR (Google Page Rank) dirasa sangat penting untuk melakukan razia jalinan silaturahmi.

Sengaja saya mengagendakan untuk menulusuri link rekan-rekan yang ada di Blogroll/Tukeran Link untuk mengetahui apakah link rekan-rekan masih up atau sudah down. Selain itu juga sangat penting bagi saya untuk mengecek apakah rekan-rekan yang dulu sama-sama sepakat untuk bertukar link yang bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi ternyata setelah di cek di web/blognya link kita sudah tidak ada.

Ada juga mungkin link blog kita masih ada di sana hanya penempatannya yang berubah (karena mungkin pada ganti template).


Karena hal di atas saya minta konfirmasi dari rekan-rekan yang sudah mencantumkan link blog/web saya dan belum di link di sini agar nanti segera saya link back. Harapan saya juga rekan-rekan yang kehilangan/lupa mencantumkan link blog/web saya untuk segera dipasang, karena saya akan menghapus link dimana di alamat tersebut tidak ada link blog/web saya.

Semoga jalinan silaturahmi kita tetap terjaga dengan terjaganya link back masing-masing.

Bagi yang berminat tukar link silahkan isi komentar di bawah artikel ini. Terima kasih.


Selengkapnya...

Netbook Dell coba OS Chrome

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Desember 02, 2009 | , , , | 0 Komentar »

Produsen komputer Dell mulai tertarik dengan sistem operasi Chrome. Hal ini terbukti saat mereka mulai mencoba sistem operasi dari Google tersebut di netbook Dell Mini 10v.

Melalui sebuah postingan di blog, Technology Strategist Dell, Doug Anson memaparkan bahwa ia dan sejumlah koleganya tengah mencoba menjalankan Chromium OS di netbook Dell Mini 10v.

"Tanpa sebuah koneksi jaringan, Chromium OS tidak menarik. Dengan sebuah koneksi jaringan, Chromium OS begitu bersinar," ujar Anson.


Dikutip dari Informationweek, Google sendiri berencana merilis Chrome untuk konsumer tahun depan sebagai sebuah sistem operasi yang bersifat web sentric bagi netbook.

Namun, seorang juru bicara Google menolak untuk berkomentar apakah Dell termasuk salah satu partner mereka. Ia hanya menegaskan bahwa Chrome adalah open source sehingga terbuka bagi developer yang berminat mencicipinya.

Di bulan Juli, Google pernah mengatakan bahwa tim Chrome CS tengah bekerja sama dengan Acer, Adobe, ASUS, Freescale, HP, Lenovo, Qualcomm dan Toshiba.

Di bulan yang sama, Anson juga merilis pernyataan bahwa Dell berencana untuk mengevaluasi Chrome OS, tanpa menyebutkan secara tegas apakah mereka pasti akan mengadopsi sistem operasi tersebut.

Selengkapnya...

Keuntungan memakai Google Chrome OS

Oleh Nanang Suryana | Selasa, November 24, 2009 | , , | 14 Komentar »

Sekilas tentang Google Chrome OS dapat dilihat pada artikel sebelumnya. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan Google Chrome OS.

1. Booting yang Cepat
Chrome OS sama seperti sebuah televisi saat dinyalakan. Tidak memiliki jeda waktu booting yang lama, karena tak memiliki aplikasi lokal yang membatasi ruang gerak hardware.

2. Masalah Keamanan
OS ini diintegrasikan dengan Chrome browser. Dengan demikian maka selayaknya browser, OS ini akan langsung mengupdate sistem keamanannya secara default. Hal ini masih ditambah lagi dengan penyimpanan data secara fisik dalam storage yang kini dirancang minimalis. Pasalnya semua data dapat disimpan secara online.


3. Dukung Arsitektur X86 dan ARM
Google berjanji untuk mengaplikasikan baik arsitektur X86, ARM dan code-code populer bagi netbook lainnya.

4. Menu Aplikasi
Sebuah aplikasi web yang baru kini dapat ditemui dalam menu aplikasi secara permanen pada Chrome OS ini. Hal ini akan membantu pengguna untuk mencari sebuah aplikasi baru langsung secara online. Selain memudahkan pengguna menu aplikasi ini juga menguntungkan pihak pengembang.

5. Akur dengan Microsoft Office
Walau Microsoft dengan Windows-nya merupakan pesaing berat mereka, namun Chrome OS ini ternyata juga mendukung dijalankannya dokumen office. Saat peluncuran Chorme OS, Pichai juga mendemokan bahwa Chrome dapat membuka sebuah dokumen via Microsoft office live. Microsoft office live adalah sebuah aplikasi web gratis bagi pengguna Windows live.

Saat pengguna membuka sebuah dokumen berekstensi .xls, Chorme OS akan langsung membuka Excel via Microsoft Office Live secara online.

Selengkapnya...

Google Chrome OS

Oleh Nanang Suryana | Selasa, November 24, 2009 | , , | 0 Komentar »

Google Chrome OS adalah sebuah sistem operasi open source yang didesain oleh Google untuk bekerja secara eksklusif berbasis aplikasi web. Diinformasikan pada 7 Juli 2009, bahwa Chrome OS versi stabil akan dirilis untuk umum selama paruh kedua tahun 2010. Sistem operasi berbasis Linux dan target hardware dirancang khusus. Grafis antarmuka pengguna dipilih minimalis, mirip Chrome sebagai browser web. Karena browser akan menjadi satu-satunya aplikasi yang berada pada perangkat, Google Chrome OS ini ditujukan untuk pengguna yang menghabiskan sebagian besar waktu komputer mereka di Internet.


Source Code Google Chrome OS di bawah lisensi open source sebagai OS Kromium.

Antarmuka Penggunaan

Desain antarmuka pengguna Google Chrome OS menggunakan layar minimal dengan menggabungkan standar aplikasi dan halaman Web ke dalam satu tab strip, bukan memisahkan keduanya. Desainer sedang mempertimbangkan pengurangan skema pengelolaan jendela yang akan beroperasi hanya dalam modus layar penuh. Tugas-tugas sekunder akan ditangani dengan "panel" : mengambang pada bagian bawah layar untuk tugas-tugas seperti chat dan pemutar musik. Split layar juga sedang dipertimbangkan untuk melihat isi dua potong side-by-side. Google Chrome OS akan mengikuti praktek browser Chrome dari membagi HTML 5 dengan mode offline, latar belakang pengolahan, dan pemberitahuan. Desainer mengusulkan menggunakan pencarian yang ada pada tab sebagai cara cepat untuk mencari dan mengakses aplikasi.

Arsitektur

Google Chrome OS akan menghadirkan arsitektur keamanan novel. Menurut pengumuman Google, perusahaan akan "kembali ke dasar dan benar-benar mendesain ulang arsitektur keamanan yang mendasari OS, sehingga pengguna tidak perlu berurusan dengan virus, malware dan update keamanan".

Perangkat Keras (Hardware)

Google Chrome OS ini ditujukan untuk perangkat sekunder seperti netbook, bukan PC utama dan hanya akan berjalan di hardware yang dirancang khusus menggabungkan x86 atau prosesor ARM. OS dirancang untuk berjalan pada solid state drive, yang menyediakan booting lebih cepat daripada hard disk drive, yang memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar tapi kinerja relatif lebih rendah. Kapasitas kecil pada drive dapat lebih mengakomodasi Google Chrome OS karena sistem operasi pada disk adalah 60 kali lebih kecil daripada Windows 7.

Perusahaan mengembangkan hardware untuk sistem operasi ini termasuk Hewlett-Packard, Acer, Adobe, Asus, Lenovo, Qualcomm, Texas Instruments, Freescale dan Intel.

Hubungan dengan OS Android

Kesuksesan pengenalan Android dan Google Chrome OS, sebagai sistem operasi klien open source, telah membuat kebingunan dunia. Co-founder Sergey Brin menjelaskan bahwa kedua sistem ini "kemungkinan akan bertemu/tergabung dari waktu ke waktu".

Selengkapnya...

Miskomunikasi Blogspot kena Blok

Oleh Nanang Suryana | Senin, November 23, 2009 | , , | 1 Komentar »

Pemblokiran blogspot menuai keluhan dari sejumlah kalangan, khususnya para blogger yang bernaung di layanan tersebut. Menkominfo Tifatul Sembiring mengaku hal itu terjadi karena ada miskomunikasi antara dia dengan pihak APJII.

Awalnya, Tifatul memberikan mandat kepada Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk memblokir sebuah blog yang dinilai menghina umat Islam.

Namun, blog-blog lain yang bernaung di blogspot ikut terkena getah dari pemblokiran ini. Hal tersebut membuat sejumlah blogger kesal karena blog mereka tidak bisa diakses.


Keluhan-keluhan pun tertumpah, salah satunya adalah melalui situs mikroblogging, Twitter. Di sini para pengguna Twitter mempertanyakan kebijakan yang dilakukan Tifatul selaku Menkominfo.

Menanggapi hal tersebut, Tifatul mengaku bahwa telah terjadi miskomunikasi antara dia dengan pihak operator (APJII).

"Instruksi penutupan itu hanya untuk URL tertentu (blog nabi-red)," jelas Tifatul saat ditemui di sela Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR.

Tifatul memberikan permisalan, "Kami berikan instruksi ke bawah, misalnya minta ditutup dua mili ternyata ditutup tujuh mili."

Lebih lanjut Tifatul berjanji akan mengkoreksi masalah tersebut hari ini.

Selengkapnya...

Sistem Operasi Android

Oleh Nanang Suryana | Sabtu, November 21, 2009 | , , | 5 Komentar »

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Pada awalnya dikembangkan oleh Android Inc, sebuah perusahaan kemudian dibeli oleh Google, dan akhir-akhir ini oleh Open Handset Alliance. Hal ini memungkinkan para pengembang untuk menulis kode dikelola dalam bahasa Java, pengendalian perangkat melalui Library-Javanya Google.

Distribusi Android pada 5 November 2007 dengan mendirikan Open Handset Alliance, sebuah konsorsium dari 50 hardware, software, dan perusahaan telekomunikasi yang ditujukan untuk memajukan standar terbuka untuk perangkat selular. Google merilis kode Android di bawah Lisensi Apache, sebuah perangkat lunak berlisensi bebas dan open source.


Sejarah

Pada Juli 2005, Google mengakuisisi Android, Inc, sebuah perusahaan pemula yang berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat. Pendiri Android yang pergi untuk bekerja di Google termasuk Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White (ketua desain dan pengembangan antarmuka di webtv). Pada waktu itu, hanya sedikit yang diketahui tentang fungsi Android, Inc lain dari itu mereka membuat perangkat lunak untuk ponsel. Hal ini dimulai desas-desus bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon seluler, meskipun masih belum jelas pada saat itu

Tim Google yang dipimpin oleh Rubin mengembangkan platform perangkat mobile didukung oleh kernel Linux yang mereka dipasarkan ke produsen handset dan operator dengan menjanjikan memberikan yang fleksibel, sistem upgradeable. Tahun 2006 Google telah memberi isyarat untuk mitra operator untuk berbagai tingkat kerjasama pada pihak mereka.

Pada bulan September 2007, InformationWeek melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa aplikasi paten di bidang telepon selular.

Open Handset Alliance

Pada tanggal 5 November 2007, Open Handset Alliance, sebuah konsorsium dari beberapa perusahaan yang termasuk Texas Instruments, Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics, Sprint Nextel dan T-Mobile diperkenalkan dengan tujuan untuk mengembangkan standar terbuka untuk perangkat selular. Seiring dengan pembentukan Open Handset Alliance, OHA juga mengumumkan produk pertama mereka, Android, sebuah platform perangkat mobile yang dibangun di atas kernel Linux versi 2.6.

Pada tanggal 9 Desember 2008, diumumkan bahwa 14 anggota baru akan bergabung dengan proyek Android termasuk: ARM Holdings Plc, Atheros Communications, Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc.

Ketua dan CEO Google Eric Schmidt mengambil beberapa waktu dalam siaran pers resmi untuk menghilangkan semua rumor dan spekulasi sebelumnya tentang keberadaan Google yang diisukan berdiri sendiri seputar seluler.

Lisensi

Kecuali update berkala, Android telah tersedia sebagai open source sejak 21 Oktober 2008. Google membuka seluruh kode sumber (termasuk jaringan dan telepon di bawah Lisensi Apache.

Dengan lisensi Apache, vendor bebas untuk menambah kepemilikan ekstensi tanpa mengirimkan mereka kembali ke komunitas open source.

Fitur

Handset layouts The platform is adaptable to larger, VGA, 2D graphics library, 3D graphics library based on OpenGL ES 1.0 specifications, and traditional smartphone layouts.
Storage The Database Software SQLite is used for data storage purposes
Connectivity Android supports connectivity technologies including GSM/EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, and Wi-Fi.
Messaging SMS and MMS are available forms of messaging including threaded text messaging.
Web browser The web browser available in Android is based on the open-source WebKit application framework.
Java support Software written in Java can be compiled to be executed in the Dalvik virtual machine, which is a specialized VM implementation designed for mobile device use, although not technically a standard Java Virtual Machine.
Media support Android supports the following audio/video/still media formats: H.263, H.264 (in 3GP or MP4 container), MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB (in 3GP container), AAC, HE-AAC (in MP4 or 3GP container), MP3, MIDI, OGG Vorbis, WAV, JPEG, PNG, GIF, BMP.
Additional hardware support Android can utilize video/still cameras, touchscreens, GPS, accelerometers, magnetometers, accelerated 2D bitblits (with hardware orientation,scaling,pixel format conversion) and accelerated 3D graphics.
Development environment Includes a device emulator, tools for debugging, memory and performance profiling, a plugin for the Eclipse IDE.
Market Like many phone-based application stores, the Android Market is a catalog of applications that can be downloaded and installed to target hardware over-the-air, without the use of a PC. Originally only freeware applications were supported. Paid-for apps have been available on the Android Market in the United States since 19 February 2009. The Android Market has been expanding rapidly and after a year of availability, it currently offers over 10,000 applications for download.
Multi-touch Android has native support for multi-touch which is available in newer handsets such as the HTC Hero. The feature was initially disabled at the kernel level (possibly to avoid infringing Apple patents on touch-screen technology).

Selengkapnya...

Update Google Page Rank

Oleh Nanang Suryana | Senin, November 02, 2009 | , , | 8 Komentar »

Awal bulan November 2009 ini banyak sekali website dan blog yang terupdate PR (Page Rank) - nya, termasuk blog ini. Saya sangat bersyukur ternyata blog ini PR-nya meningkat dari 3 ke 4.

Semoga dengan meningkatnya PR blog ini akan menambah semangat untuk update dan share semua hal dan informasi yang bermanfaat baik untuk diri saya pribadi maupun untuk rekan-rekan yang membutuhkan.

Sebelumnya awal tahun 2009 ini saya juga pernah posting mengenai update PR yang berjudul "Tahun baru dan Google Page Rank baru".

Sekilas tentang Google Page Rank (PR)


PageRank adalah sebuah algoritma yang telah dipatenkan yang berfungsi menentukan situs web mana yang lebih penting/populer. PageRank merupakan salah satu fitur utama mesin pencari Google dan diciptakan oleh pendirinya, Larry Page dan Sergey Brin yang merupakan mahasiswa Ph.D. Universitas Stanford.

Cara kerja

Sebuah situs akan semakin populer jika semakin banyak situs lain yang meletakkan link yang mengarah ke situsnya, dengan asumsi isi/content situs tersebut lebih berguna dari isi/content situs lain. PageRank dihitung dengan skala 1-10.

Contoh: Sebuah situs yang mempunyai Pagerank 9 akan di urutkan lebih dahulu dalam list pencarian Google daripada situs yang mempunyai Pagerank 8 dan kemudian seterusnya yang lebih kecil.

Konsep

Banyak cara digunakan search engine dalam menentukan kualitas/rangking sebuah halaman web, mulai dari penggunaan META Tags, isi dokumen, penekanan pada content dan masih banyak teknik lain atau gabungan teknik yang mungkin digunakan. Link popularity, sebuah teknologi yang dikembangkan untuk memperbaiki kekurangan dari teknologi lain (Meta Keywords, Meta Description) yang bisa dicurangi dengan halaman yang khusus di desain untuk search engine atau biasa disebut doorway pages. Dengan algoritma ‘PageRank’ ini, dalam setiap halaman akan diperhitungkan inbound link (link masuk) dan outbound link (link keuar) dari setiap halaman web.

PageRank, memiliki konsep dasar yang sama dengan link popularity, tetapi tidak hanya memperhitungkan “jumlah” inbound dan outbound link. Pendekatan yang digunakan adalah sebuah halaman akan diangap penting jika halaman lain memiliki link ke halaman tersebut. Sebuah halaman juga akan menjadi semakin penting jika halaman lain yang memiliki rangking (pagerank) tinggi mengacu ke halaman tersebut.

Dengan pendekatan yang digunakan PageRank, proses terjadi secara rekursif dimana sebuah rangking akan ditentukan oleh rangking dari halaman web yang rangkingnya ditentukan oleh rangking halaman web lain yang memiliki link ke halaman tersebut. Proses ini berarti suatu proses yang berulang (rekursif). Di dunia maya, ada jutaan bahkan milyaran halaman web. Oleh karena itu sebuah rangking halaman web ditentukan dari struktur link dari keseluruhan halaman web yang ada di dunia maya. Sebuah proses yang sangat besar dan komplek.

Algoritma

Dari pendekatan yang sudah dijelaskan pada artikel konsep pagerank, Lawrence Page and Sergey Brin membuat algoritma pagerank seperti di bawah :

Algoritma awal PR(A) = (1-d) + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )

Salah satu algoritma lain yang dipublikasikan PR(A) = (1-d) / N + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )

  • PR(A) adalah Pagerank halaman A
  • PR(T1) adalah Pagerank halaman T1 yang mengacu ke halaman A
  • C(T1) adalah jumlah link keluar (outbound link) pada halaman T1
  • d adalah damping factor yang bisa diberi antara 0 dan 1.
  • N adalah jumlah keseluruhan halaman web (yang terindex oleh google)
Dari algoritma diatas dapat dilihat bahwa pagerank ditentukan untuk setiap halaman anda bukan keseluruhan situs web. Pagerank sebuah halaman ditentukan dari pagerank halaman yang mengacu kepadanya yang juga menjalani proses penentuan pagerank dengan cara yang sama, jadi proses ini akan berulang sampai ditemukan hasil yang tepat. Akan tetapi pagerank halaman A tidak langsung diberikan kepada halaman yang dituju, akan tetapi sebelumnya dibagi dengan jumlah link yang ada pada halaman T1 (outbound link), dan pagerank itu akan dibagi rata kepada setiap link yang ada pada halaman tersebut. Demikian juga dengan setiap halaman lain “Tn” yang mengacu ke halaman “A”. Setelah semua pagerank yang didapat dari halaman-halaman lain yang mengacu ke halaman “A” dijumlahkan, nilai itu kemudian dikalikan dengan damping factor yang bernilai antara 0 sampai 1. Hal ini dilakukan agar tidak keseluruhan nilai pagerank halaman T didistribusikan ke halaman A.

Random surfer model

Random surfer model merupakan pendekatan yang menggambarkan bagaimana sesungguhnya yang dilakukan seorang pengunjung di depan sebuah halaman web. Ini berarti peluang atau probabilitas seorang user mengklik sebuah link sebanding dengan jumlah link yang ada pada halaman tersebut. Pendekatan ini yang digunakan pagerank sehingga pagerank dari link masuk (inbound link) tidak langsung didistribusikan ke halaman yang dituju, melainkan dibagi dengan jumlah link keluar (outbound link) yang ada pada halaman tersebut. Rasanya semua juga menganggap ini adil. Karena bisa anda bayangkan apa jadinya jika sebuah halaman dengan rangking tinggi mengacu ke banyak halaman, mungkin teknologi pagerank tidak akan relevan digunakan.

Metode ini juga memiliki pendekatan bahwa seorang user tidak akan mengklik semua link yang ada pada sebuah halaman web. Oleh karena itu pagerank menggunakan damping factor untuk mereduksi nilai pagerank yang didistribusikan sebuah halaman ke halaman lain. Probabilitas seorang user terus mengkilk semua link yang ada pada sebuah halaman ditentukan oleh nilai damping factor (d) yang bernilai antara 0 sampai 1. Nilai damping factor yang tinggi berarti seorang user akan lebih banyak mengklik sebuah halaman sampai dia berpindah ke halaman lain. Setelah user berpindah halaman maka probabilitas diimplemntasikan ke dalam algoritma pagerank sebagai konstanta (1-d) . Dengan mengeluarkan variable inbound link (link masuk), maka kemungkinan seorang user untuk berpindah ke halaman lain adalah (1-d), hal ini akan membuat pagerank selalu berada pada nilai minimum.

Dalam algoritma pagerank yang lain, terdapat nilai N yang merupakan jumlah keseluruhan halaman web, jadi seorang user memiliki probabilitas mengunjungi sebuah halaman dibagi dengan total jumlah halaman yang ada. Sebagai contoh, jika sebuah halaman memiliki pagerank 2 dan total halaman web 100 maka dalam seratus kali kunjungan dia mengunjungi halaman itu sebanyak 2 kali (catatan, ini adalah probabilitas).

Selengkapnya...

Sekilas Tentang SketchUp dan Google SketchUp

Oleh Nanang Suryana | Senin, Oktober 19, 2009 | , , | 5 Komentar »

SketchUp merupakan sebuah program pemodelan 3D yang dirancang untuk arsitek, insinyur sipil, pembuat film, game developer, dan profesi terkait. Ini juga mencakup fitur-fitur untuk memfasilitasi model penempatan di Google Earth. Aplikasi ini dirancang untuk menjadi lebih mudah digunakan dibandingkan program CAD 3D.

Sebuah fitur SketchUp adalah 3D Warehouse yang memungkinkan pengguna SketchUp mencari model yang dibuat oleh orang lain dan berkontribusi model.


Sejarah

SketchUp ini dikembangkan oleh perusahaan startup @ Last Software, Boulder, Colorado yang dibentuk pada tahun 1999. SketchUp pertama kali dirilis pada bulan Agustus 2000 sebagai tujuan umum alat pembuatan konten 3D. Aplikasi ini memenangkan penghargaan Community Choice Award di sebuah pameran pada tahun 2000. Kunci keberhasilan awal adalah masa belajar yang lebih pendek daripada alat 3D lainnya.

Pada tanggal 14 Maret 2006, Google mengakuisisi @ Last Software, karena Google tertarik buat plugin untuk Google Earth.

Pada 9 Januari 2007, SketchUp 6 dirilis, yang menampilkan alat-alat baru serta versi beta Google SketchUp Layout. Vektor 2D Layout termasuk peralatan, serta alat-alat tata letak halaman dimaksudkan untuk memudahkan bagi para profesional untuk membuat presentasi tanpa berkerjasama dengan pihak ketiga program presentasi.

Pada tanggal 9 Februari 2007, sebuah pembaruan dirilis. Ini mengoreksi beberapa bug, tetapi tidak membawa fitur baru.

Pada 17 November 2008, SketchUp 7 sudah diluncurkan, dengan kemudahan penggunaan, integrasi SketchUp's Komponen Browser dengan Google 3D Warehouse, Layout 2 komponen dinamis yang merespon tepat untuk scaling dan peningkatan kinerja API Ruby.

Google SketchUp

Pada tanggal 27 April 2006, Google mengumumkan Google SketchUp, yang bebas-download versi SketchUp. Versi gratis ini beda dengan versi SketchUp Pro, tetapi terpadu mencakup alat untuk meng-upload konten ke Google Earth dan Google 3D Warehouse, repositori model dibuat dalam SketchUp. Mereka juga menambahkan kotak peralatan baru di mana Anda dapat berjalan, melihat segala sesuatu dari sudut pandang seseorang, label untuk model, melihat-lihat alat, dan "Setiap poligon" bentuk alat.

Sedangkan versi gratis dari Google Sketchup 3D hanya dapat mengekspor ke SKP dan Google Earth. Kmz format file, versi Pro bisa mengekspor dan memasukkan .3 ds,. Dae,. DWG,. DXF,. Fbx,. Obj,. XSI , dan. wrl format file.

Google SketchUp juga dapat menyimpan "screenshot" dari model. Bmp,. Png,. Jpg,. Tif, dengan versi Pro juga mendukung. Pdf,. Eps,. Epx,. DWG, dan. DXF.

Informasi lokasi GPS selalu disimpan dalam file KMZ. Bangunan desain sendiri dapat disimpan dalam SKP.

Selengkapnya...

Aplikasi Identifikasi Virus dari Google

Oleh Nanang Suryana | Senin, Oktober 19, 2009 | , , | 1 Komentar »

Untuk membantu para pemilik Website menemukan dan menghilangkan virus tersembunyi, Google menawarkan perangkat identifikasi virus bagi para Webmaster yang telah mendaftar pada situs Google.

Google telah mengaktifkan fitur percobaan besutan mereka dalam Webmaster Tools untuk membantu pemilik website mengidentifikasi infeksi virus.

Google secara automatis akan memindai virus yang terdapat pada sebuah web. Hasil pencarian kemudian akan menampilkan virus yang terdeteksi serta memberitahukan peranti lunak yang berpotensi membahayakan.


Google juga menyediakan fitur semacam ini pada pengguna browser Chrome, Firefox, dan Safari untuk melindungi pengguna dari situs-situs yang dikhawatirkan merupakan virus komputer jahat.

Google juga menyebutkan bahwa informasi virus yang ditampilkan tidak sempurna. Meski tidak menyediakan detail secara lengkap, saat sistem pendeteksi menemukan virus, Google akan mengirimkan email pada pemilik situs dan memberikan beberapa saran penting untuk menangkal infeksi virus.

Selengkapnya...
Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.