Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan

Smadav 2011 Rev. 8.7

Oleh Nanang Suryana | Senin, Oktober 10, 2011 | , | 15 Komentar »

Smadav 2011 Rev. 8.7: Penambahan database 100 virus baru, Teknik pendeteksian baru (FFD) : pencegahan total untuk virus dari USB Flashdisk, Fitur bahasa inggris sudah bisa digunakan di Smadav Free, Perubahan struktur settings, dsb.

Smadav 2011 Rev. 8.6: Penambahan database 100 virus baru, Penyempurnaan fitur Smadav-Updater, Pendeteksian khusus untuk virus Ramnit, Sality, & OneLetter yang menyebar via USB Flash Disk, dsb.

Smadav 2011 Rev. 8.5: Smadav-Updater, Fitur update database otomatis, Pendeteksian khusus untuk virus Ramnit.shortcut, Fitur baru : "Forgot Password" untuk Smadav Pro, Fitur baru : "Berita Terkini Smadav", dsb.

Smadav 2011 Rev. 8.4 dan sebelumnya bisa di lihat di sini.

Untuk download software, silahkan kunjungi website resminya: http://www.smadav.net/

Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Virus Ramnit dan Gejalanya

Oleh Nanang Suryana | Senin, Juli 25, 2011 | | 38 Komentar »

Virus Ramnit mulai menyebar di Indonesia sejak Februari 2011, namun sampai sekarang virus yang terkenal bandel ini masih mendominasi serangan program jahat di Tanah Air.

Ramnit memang tergolong canggih. Selain memiliki kemampuan mengunduh virus lain, program jahat ini juga mampu bekerjasama dengan virus lainnya untuk menginfeksi korbannya, itulah yang membuatnya sulit diberantas.

Virus Ramnit masih mendominasi lantaran selalu memperbarui dirinya. Itulah yang membuat sebagian Antivirus kewalahan menghadapinya.


Varian Ramnit sangat banyak, namun rata-rata punya file induk yang sama, jadi metode pemberantasanya mirip.

Kesamaan modus penyerangan tersebut, sebenarnya bisa dilihat dari ciri-ciri komputer yang terjangkit. Misalnya saja muncul beberapa pop-up aneh, atau kinerja komputer yang menjadi lambat tanpa sebab.

Ciri Komputer yang terjangkit Virus Ramnit:
1. Virus akan membuat browser Internet Explorer menampilkan halaman yang berisi penawaran iklan, game, dan terkadang gambar porno dalam jumlah yang banyak secara terus menerus selama komputer terkoneksi internet.

2. Gejala selanjutnya adalah, icon removable media berubah menjadi icon folder. Setelah itu pengguna tidak dapat mengakses flashdisk tersebut dengan peringatan Access is denied. Dan terakhir muncul pula pesan Compressed (zipped) Folders pada saat mengklik drive tersebut.

3. Muncul banyak file dengan nama file "Copy of Shortcut to (1).lnk" s/d "Copy of Shortcut to (4).lnk" di flashdisk pengguna. File ini digunakan oleh virus untuk menggandakan dirinya ketika dieksekusi pengguna.

4. Salah satu hal yang unik dan membuat virus ini sangat mudah aktif dan sulit dibasmi adalah setiap kali user melakukan klik kanan. Selain menampilkan menu klik kanan, secara tidak langsung pengguna komputer juga telah menjalankan virus ini.

Selain ciri-ciri tersebut, perlu diketahui juga bahwa Ramnit juga memiliki file induk yang sudah dipersiapkan di direktori [%USB Flash%:\RECYCLER\%nama_acak%.exe].

Virus ini juga akan menjangkit file berekstensi exe, dan setiap file exe yang terinfeksi akan mempunyai ukuran 107KB lebih besar dari ukuran awalnya. Selain itu Ramnit akan menduplikasikan file tersebut di dalam folder yang sama.

Kenali jenis virus untuk memudahkan Anda membasmi virus tersebut.

Selengkapnya...

Sality Remover Tools (Repair File Terinfeksi)

Oleh Nanang Suryana | Senin, Januari 31, 2011 | | 5 Komentar »

Jika tidak tepat menggunakan antivirus maka bisa saja menyebabkan kerusakan file yang terinfeksi virus w32.sality setelah file di scan.

Untuk teman-teman yang lagi pusing dengan virus w32.sality. Sekarang sudah ada software yang bisa membasmi virus w32.sality tanpa harus menghapus file yang terkena virus tersebut, bahkan remover tersebut bisa memperbaiki (fix) file yang rusak akibat terinfeksi virus sality. Silahkan download w32.sality removing tools dari Kapersky di link berikut:

http://support.kaspersky.com/downloads/utils/salitykiller.zip

Ada satu lagi remover tools dari AVG, silahkan download di sini:

http://www.brothersoft.com/win32-sality-remover-320519.html

Artikel terkait tentang menangani virus sality sebelumnya telah diposting di sini.

Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Smadav 2011 Rev. 8.4 Dirilis Januari 2011

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Januari 26, 2011 | , | 0 Komentar »

Smadav 2011 Rev. 8 dirilis dengan berbagai fitur dan penyempurnaan baru yang dikhususkan untuk pemberantasan virus lokal. Fitur-fitur itu seperti Smad-Behavior yang bisa mengenali virus lokal baru yang belum ada di database Smadav dari tingkah lakunya ketika menginfeksi sistem. Smad-Ray yang bisa melakukan scan flashdisk secara otomatis setelah terpasang hanya dalam waktu maksimum 5 detik. Smadav 2011 lebih stabil dan sangat disarankan untuk digabungkan dengan antivirus internasional karena Smadav hanya bisa menangani virus lokal. Pengebalan flashdisk (menggunakan folder autorun.inf) telah disempurnakan lagi dan sebelumnya akan ada konfirmasi sehingga Anda bisa memutuskan apakah suatu flashdisk ingin dikebalkan atau tidak.

Sebagai informasi, dari sampel-sampel virus yang di-upload pengguna ke situs Smadav.net, penyebaran virus lokal saat ini sudah mulai turun drastis di Indonesia. Mungkin ini dikarenakan sudah banyaknya antivirus lokal yang bisa membasmi virus-virus lokal. Dan juga karena pengguna Windows XP yang sudah berkurang karena sebagian sudah meng-upgrade sistem operasinya menjadi Windows Vista atau Windows 7 yang sangat aman dari infeksi virus khususnya virus lokal. Penyebaran virus di Indonesia lebih banyak didominasi oleh virus dan malware internasional yang tentunya tidak bisa diatasi Smadav. Anda wajib dan sangat disarankan menggunakan antivirus internasional untuk perlindungkan komputer Anda dari virus dan malware internasional ini.

Smadav 2011 Rev. 8.4 : Pendeteksian khusus untuk beberapa virus shortcut terbaru (MSO-sys, fanny-bmp),penambahan database 40 virus baru, penyempurnaan deteksi semua varian virus shortcut, penambahan teknik heuristik, dsb.

Artikel terkait versi sebelumnya.
Smadav-2010

Informasi lengkap pada situs resmi:
http://www.smadav.net/

Selengkapnya...

Cara Menonaktifkan AVG Ketika Sistem Tidak Start Normal

Oleh Nanang Suryana | Kamis, Desember 16, 2010 | , , | 5 Komentar »

Jika komputer Anda terkena masalah dengan antivirus AVG sehingga sistem operasi (windows) tidak dapat terbuka, berikut tips mengatasi masalah tersebut:

1. Gunakan AVG Rescue CD untuk boot komputer Anda.
2. Ketika AVG Rescue CD berjalan, pilih Utilities -> File Manager menu item.
3. Navigate to the mounted system drive. This will be /mnt/sda1/ in most cases.
4. Within this drive, navigate to the /Windows/system32/drivers/ folder.
- Rename (using the F6 key) all files starting with avg (e.g. avgldx86.sys, avgtdix.sys, etc.) to back them up. You can change their extension from .sys to .bak, for example.

Selengkapnya...

Smadav 2010 Rev.8.1 - 8.3

Oleh Nanang Suryana | Senin, Oktober 25, 2010 | | 0 Komentar »

Smadav 2010 Rev. 8.3 : Penambahan database 40 virus baru, pembersihan semua varian virus shortcut, dan banyak fitur baru lainnya..

Smadav 2010 Rev. 8.2 : Penambahan database 80 virus baru, perbaikan false alarm, penambahan teknik heuristik untuk varian virus penginfeksi exe, dan beberapa perbaikan bug lainnya

Smadav 2010 Rev. 8.1 : Penambahan database 100 virus baru, Smadav Virus Scanner Engine terbaru (SmadEngine.dll), dan sudah kompatibel penuh untuk Windows Vista & Windows 7.


Smadav 2010 Rev. 8 dirilis dengan berbagai fitur dan penyempurnaan baru yang dikhususkan untuk pemberantasan virus lokal. Fitur-fitur itu seperti Smad-Behavior yang bisa mengenali virus lokal baru yang belum ada di database Smadav dari tingkah lakunya ketika menginfeksi sistem. Smad-Ray yang bisa melakukan scan flashdisk secara otomatis setelah terpasang hanya dalam waktu maksimum 5 detik. Smadav 2010 lebih stabil dan sangat disarankan untuk digabungkan dengan antivirus internasional karena Smadav hanya bisa menangani virus lokal. Pengebalan flashdisk (menggunakan folder autorun.inf) telah disempurnakan lagi dan sebelumnya akan ada konfirmasi sehingga Anda bisa memutuskan apakah suatu flashdisk ingin dikebalkan atau tidak.

Sebagai informasi, dari sampel-sampel virus yang di-upload pengguna ke situs Smadav.net, penyebaran virus lokal saat ini sudah mulai turun drastis di Indonesia. Mungkin ini dikarenakan sudah banyaknya antivirus lokal yang bisa membasmi virus-virus lokal. Dan juga karena pengguna Windows XP yang sudah berkurang karena sebagian sudah meng-upgrade sistem operasinya menjadi Windows Vista atau Windows 7 yang sangat aman dari infeksi virus khususnya virus lokal. Penyebaran virus di Indonesia lebih banyak didominasi oleh virus dan malware internasional yang tentunya tidak bisa diatasi Smadav. Anda wajib dan sangat disarankan menggunakan antivirus internasional untuk perlindungkan komputer Anda dari virus dan malware internasional ini.

Penambahan database 100 virus baru
Virus (atau lebih tepatnya Malware) yang banyak menyebar di Indonesia saat ini kebanyakan adalah virus buatan luar negeri yang sifatnya masih mirip dengan virus lokal. Virus-virus inilah yang menjadi target-target Smadav versi terbaru ini. Virus lokal sendiri saat ini sudah mulai menurun penyebarannya dan sangat jarang ditemukan. Ini kami simpulkan dari sampel-sampel virus yang di-upload oleh Smadaver di www.smadav.net.

Smadav Virus Scanner Engine (SmadEngine.dll)
Engine lama Smadav yang telah digunakan sejak 2006 tidak digunakan lagi sejak Smadav 2010 Rev. 8.1 ini. Perombakan ulang Virus Scanner Engine inilah yang membuat rilis Smadav tertunda sebulan lebih. Engine terbaru ini benar-benar ditulis ulang dari nol menggunakan bahasa pemrograman C++ dengan menyempurnakan engine sebelumnya yang masih ditulis dengan Visual Basic. Sebagian besar teknik pendeteksian virus yang ada di engine baru ini telah dirubah dan disempurnakan menjadi lebih baik. Penggunaan memori di engine baru lebih stabil dan efisien dibandingkan engine lama, begitu pula kecepatan scanning yang juga menjadi lebih cepat.

Kompatibel di Windows Vista & 7
Pada Rev. 8 dan rev-rev sebelumnya Smadav memang masih belum kompatibel 100% di Windows Vista dan Windows 7. Tapi di Rev. 8.1 ini Smadav baik scanner maupun protector-nya sudah mendukung dan kompatibel 100% untuk digunakan di Windows Vista dan Windows 7.

Berikut ini adalah daftar lengkap penyempurnaan Smadav 2010 Rev. 8.1 :
  • Engine scanner baru (SmadEngine.dll) untuk mendeteksi virus lebih cepat dan akurat.
  • External Database (Smadav.loov) untuk memudahkan update database untuk Revisi berikutnya.
  • Plug-in klik kanan di explorer terbaru (SmadExtc.dll) yang lebih baik.
  • Kompatibel di Windows Vista & 7.
  • Pendeteksian beberapa Virus Internasional yang banyak menyebar di Indonesia (Sality & Alman) sudah lebih cepat dan akurat.
  • Penambahan database lebih dari 100 virus baru beserta varian-variannya
  • Perbaikan false alarm pada beberapa file.
  • Penyempurnaan metode blacklist key ilegal Smadav Pro
  • Perubahan struktur tim Smadav untuk tahun 2010
  • Penambahan menu uninstall di Tray Icon untuk memudahkan proses uninstall
Situs resmi: http://www.smadav.net/
Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Virus Bisa Menyusup di File PDF

Oleh Nanang Suryana | Sabtu, April 17, 2010 | | 3 Komentar »

Acrobat File Format atau yang biasa disebut PDF diklaim sangat aman untuk melihat sebuah dokumen. Karena keamanannya tersebut, banyak perusahaan kartu kredit mengirim tagihannya melalui format ini.

Bahkan hampir semua bank menggunakannya untuk mengirimkan dokumen, surat penting, dan tagihan. Tetapi kini para pengguna format PDF harus lebih waspada. Para hacker berusaha membobol PC Anda menggunakan format ini.

Menurut Websense Security Labs, Zbot Trojan atau yang biasa disebut 'Zeus' adalah sebuah virus yang akan mencuri setiap data pada PC yang terinfeksi. Virus tersebut menyebar sangat cepat melalui email. Sampai kini telah ditemukan 2.200 email terinfeksi di India.


"Jangan pernah membuka pesan attachment dengan nama 'Royal_Mail_Delivery_Notice.pdf' di dalamnya. Kebanyakan orang menganggap PDF adalah file yang aman sehingga tidak masalah untuk menyimpannya di PC. Tetapi tidak, PDF itu akan mengeluarkan beberapa file dan mengambil alih komputer. Anti-virus terbaru pun memiliki 80% risiko kesalahan dalam mendeteksi virus dalam file ini," ujar juru bicara Websense.

Cara kerja virus ini adalah menggandakan dirinya dalam sistem operasi Windows, tempat segala program vital berada dan mengubah registry komputer begitu virus aktif setiap kali PC dinyalakan.

"Registry adalah database yang ada dalam komputer. Berfungsi untuk melacak hardware, software dan informasi lainnya. Contohnya saja, ketika software baru telah diinstal maka registry akan menampung segala informasi mengenai software itu," tutupnya.

Semoga dapat bermanfaat.

Selengkapnya...

Waspadai Varian Virus YM (Yahoo! Messenger)

Oleh Nanang Suryana | Jumat, Januari 08, 2010 | , , | 2 Komentar »

2010 baru saja dimulai, pergerakan program-program jahat seperti tak kenal lelah. Virus yang memanfaatkan Yahoo! Messenger (YM) pun dilaporkan telah menyebar dengan cepat.

Virus terbaru yang menggunakan YM itu dikenali sebagai W32/VBTroj.CEUU oleh Norman Security Suite.

Pesan itu muncul dengan Bahasa Inggris disertai tautan ke sebuah file. Untuk menarik korbannya, tautan tersebut seakan-akan mengarah ke sebuah file gambar yang dikompresi dengan format .zip.


Berikut beberapa bentuk pesan yang dikirim (dalam bahasa inggris).
  • I just found this pic of you last night, and I think you might want to save it, looks amazing. srv034.imageshares.info:88/cache/user2940/DVS-Picture009.JPEG.zip
  • Would you care if I tagged you in this picture? Or would you get upset at me? srv057.imageshares.info:88/DisplayPics/user3052/DVT-NewPhoto009.JPG.zip
  • This picture is creepy and disturbing! You have to check it out. http://srv034.imageshares.info:88/cache/user2940/DVS-Picture009.JPEG.zip
  • I was at the mail, and you will never guess who i saw! http://srv057.imageshares.info:88/DisplayPics/user3052/DVT-NewPhoto009.JPG.zip
  • I found the perfect wallpaper. You'll love it, what do you think? http://viewmorepics.facebookgallery.info:88/ImageView&profileID=1390/DVS-MyPhoto14.JPEG.zip
  • Have you seen my new glasses? I just found out I had to get new ones. Do they look ok?? http://viewmorepics.facebookgallery.info:88/ImageView&profileID=1390/DVS-MyPhoto14.JPEG.zip
  • Why do I even bother taking pictures when they turn out to be like this. Don't show it to anyone please. http://img284.dlimageshack.info:88/img284/43930/MVC-NewPhoto12.JPG.zip
  • I finished editing this picture last night for my facebook profile... How do you like it? http://img425.dlimageshack.info:88/~ProfileView/user4729/DVS-NewPhoto13.JPG.zip
  • The pics from my new digital camera keep coming out strange. Can't you tell it doesn't look right in this one? http://c2ac-b.myspace-pics.info:88/images03/4986051/DVT-Picture004.JPG.ZIP
  • If you decide to open this picture you have to promise not to show it to anyone. ok? http://c2ac-b.myspace-pics.info:88/images03/4986051/DVT-Picture004.JPG.zip
Pengguna layanan YM, yang cukup populer di Indonesia, diminta untuk tidak sekalipun mengklik tautan tersebut. Pasalnya virus itu akan memanfaatkan account YM korbannya untuk menyebarkan dirinya ke teman-teman korban.

Berikut adalah beberapa aksi yang akan dilakukan virus itu:
  • Mencoba melakukan koneksi/kontak ke remote server/IRC (Internet Relay Chat) dengan berbagai IP.
  • Mencoba melakukan koneksi ke beberapa website dan mencoba untuk melakukan sinkronisasi waktu. Termasuk Microsoft.com, Yahoo.com, Google.com dan Time.Windows.com.
  • Mencoba melakukan koneksi ke beberapa website Mail Exchanger (MX). Termasuk Microsoft.com, Yahoo.com, Google.com dan Mail.Ru (penyedia jasa e-mail gratis terbesar di Rusia)
  • Mencoba melakukan koneksi ke beberapa website dengan menggunakan berbagai port. * Sinkronisasi ke remote server/IRC server dan berkomunikasi.
  • Mendownload file virus dan mendapatkan list pesan yang akan dikirimkan via aplikasi chat. Satu link bisa mendapatkan hingga 50 kalimat pesan berbeda.
  • Mengirim pesan kepada semua contact address yang ada pada aplikasi chat.
  • Mencoba akses jaringan dan menyebarkan virus. Dalam hal ini pun berusaha menembus IPC$.
Giatnya aktivitas virus itu menyebabkan komputer korban akan terasa lambat. Bahkan, tingkat penggunaan CPU bisa mencapai 100 persen. Penyebaran utama virus ini adalah melalui layanan pesan instan seperti YM. Namun, tidak menutup kemungkinan penyebarannya juga dilakukan melalui Skype, GTalk (Google Talk), Windows Live Messenger dan MRA (Mail.Ru Agent). Selain itu, virus juga akan menyebar melalui jaringan dengan memanfaatkan folder file sharing. File virus yang menyebar ini akan memiliki nama acak, dengan ekstensi .exe dan ukuran 212 kb.

Sumber: detikINET

Selengkapnya...

Alman Serang Folder Sharing Tanpa Password

Oleh Nanang Suryana | Kamis, Oktober 15, 2009 | , , , | 1 Komentar »

Virus Alman sangat senang terhadap Anda yang melakukan sharing folder di jaringan secara Full Access (alias tanpa password). Virus jawara di Indonesia ini (nomor 2 paling banyak menyebar menurut statistik malware Vaksincom Agustus 2009) mengincar semua folder di jaringan yang dishare secara full tanpa password.

Jika sebelumnya kita disibukkan dengan penyebaran virus lokal sehingga terlena dengan virus racikan mancanegara, kini tengah santer menyebar virus yang dapat menginjeksi semua file yang mempunyai ekstensi exe. Virus ini dapat menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan folder yang mempunyai share 'Full' dan memanfaatkan 'Default Share'.


Selain itu virus ini juga akan menyebar dengan memanfaatkan Flash Disk dengan menginjeksi semua file exe yang ada dan membuat file [boot.exe] dan [autorun.inf] yang berfungsi agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses Flash Disk. Agar tidak diketahui user kedua file ini akan disembunyikan.

Walaupun ia berusaha untuk menginfeksi file yang mempunyai ekstensi exe tetapi ada beberapa lokasi folder yang tidak akan diinfeksi yakni file yang berada di direktori dibawah ini serta bebarapa file tertentu.

Agar virus ini susah dihapus ia akan menyamarkan dirinya sebagai sebuah service yang akan menginfeksi sebuah file library [.dll] dari file [explorer.exe] serta memantau koneksi internet yang kemudian akan mengunduh malware lainnya dari alamat yang telah ditentukan dan secara otomatis akan menjalankan file tersebut. Virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa 'Microsoft Visual C ++ 6.0'.

Pada saat virus ini aktif, ia akan membuat beberapa file induk yang akan dijalankan pertama kali setiap kali komputer aktif, salah satu dari file yang dibuat ini akan aktif sebagai service windows sehingga mempersulit pada saat pembersihan.

Media Penyebaran

Virus ini menyebar cukup cepat dengan memanfaatkan media Flash Disk atau Disket serta menyebar melalui jaringan. Untuk menyebar memalui Flash Disk/Disket, ia akan membuat 2 buah file yakni boot.exe dan autorun.inf. Selanjutnya virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali Flash Disk tersebut dihubungkan ke komputer atau pada saat user akses ke Flash Disk tersebut.

File autorun.inf ini berisi script untuk menjalankan file boot.exe. Selain membuat 2 file tersebut, ia juga akan menginfeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE.

Sedangkan untuk menyebar melalui jaringan, ia akan menginfeksi semua file EXE yang ada di folder yang di sharing yang mempunyai akses 'Full'. Selain itu ia juga akan mencoba untuk mengakses drive lokal pada komputer target (C:\) dengan menggunakan username administrator serta mencoba beberapa password.
Jika berhasil di tembus, ia akan drop dan menjalankan satu file dengan nama setup.exe pada drive C:\.

W32/Alman juga akan mencoba untuk mengirimkan beberapa informasi dari komputer yang telah terinfeksi serta mengirimkan informasi tentang keberadaan driver dari software security ke pembuat virus.

Rakus Menginfeksi

Target selanjutnya yang dilakukan adalah mencoba untuk menginfeksi semua file yang mempunyai ekstensi EXE yang tidak diproteksi oleh 'System File Checker (SFC)'.

Walau demikian tidak semua file EXE akan diinfeksi oleh Alman termasuk file yang merupakan file System Windows dan file yang di proteksi oleh 'System File Checker Windows (SFC)', biasanya W32/Alman akan menginfeksi file program atau file installer serta file portable.

Berikut beberapa lokasi yang tidak akan diincar oleh W32/Alman:

-. \LOCAL SETTINGS\TEMP
-. \QQ
-. \Windows
-. \Winnt

Selengkapnya...

Antivirus Microsoft

Oleh Nanang Suryana | Rabu, September 30, 2009 | , , | 0 Komentar »

Microsoft memenuhi janjinya untuk menyediakan peranti lunak antivirus buatan mereka sendiri. Selasa 29 September 2009, Microsoft melemparkan software yang diberi nama Microsoft Security Essentials (MSE) tersebut ke publik.

MSE yang merupakan software antivirus pertama milik Microsoft tersebut kompatibel dengan seri sistem operasi milik Microsoft, yaitu Windows XP, Windows Vista, dan Windows 7. Software ini diberikan secara gratis, dengan mengunduhnya di situs milik Microsoft. Namun sayang, aplikasi ini hanya tersedia untuk di beberapa negara saja, seperti Amerika Serikat, Israel, China, dan Brasil. Demikian yang dilansir melalui PC World, Selasa (29/9/2009).


Microsoft mengumumkan MSE pertama kali dengan kode Morro pada akhir tahun lalu. Kahadiran MSE secara gratis itu membuat beberapa perusahaan antivirus terguncang. Sebab, mereka takut Microsoft bakal menguasai pasar antivirus untuk PC.

Pada akhir Juni lalu, MSE dirilis dalam versi beta yang terbatas untuk publik. MSE versi beta harus dirancang dengan baik dan mudah digunakan. Interface utama menggunakan satu jendela dengan empat tab, dan warna kode untuk status di bagian atas, sehingga pengguna dapat melihat sekilas apakah PC-nya dilindungi atau tidak.

Menurut Kepala Tim Software Keamanan Komputer Microsoft Theresa Burch, MSE didesain untuk menemukan dan mematikan virus berbahaya, yang berpotensi mencuri password dan informasi personal lainnya di dalam PC. Bahkan MSE juga mampu menemukan virus yang dapat menjadikan PC sebagai distribusi spam.

Microsoft yakin akan kemampuan MSE yang mampu membersihkan jaringan dari malware yang biasa hingga yang luar biasa. Nantinya, lanjut Burch, jika MSE menemukan sesuatu yang mencurigakan, dia tidak langsung memblokir program tersebut, namun akan terlebih dahulu berkolaborasi dengan server Microsoft sebelum membiarkan program tersebut beroperasi.

Selengkapnya...

Modifikasi Kido Makin Canggih

Oleh Nanang Suryana | Senin, Maret 16, 2009 | , | 0 Komentar »

Kaspersky Lab, sebuah pengembang sistem keamanan konten manajemen, mendeteksi sebuah modifikasi baru dari malware Kido atau juga disebut Conficker. Varian terbaru ini berbeda dari yang sebelumnya karena ia menambah fungsi Trojan yang ada pada versi program berbahaya yang sebelumnya.

Net-Worm.Win32.Kido.ip, Net-Worm.Win32.Kido.iq, dan varian lainnya adalah bentuk modifikasi terbaru dari Kido yang dapat mencegah fungsi produk antivirus pada komputer yang terinfeksi. Varian baru dari program berbahaya ini juga mengunduh update harian sebanyak 50.000. Padahal, versi sebelumnya hanya 250 kali. Kaspersky Lab telah memasukkannya ke dalam daftar virus baru sejak 7 Maret.


Kido yang merupakan menyerang sebagai worm juga memiliki fungsi pengunduh Trojan, yang berarti ia mengirimkan program berbahaya untuk menginfeksi komputer. Bahkan serangan ini juga menempatkan bootnet, semacam vampir yang menetap di komputer dan siap diperintah dari jarak jauh untuk melakukan apa saja.

Selain melakukan update antivirus, Kaspersky Lab menganjurkan agar semua pengguna meng-install update keamanan sistem operasi Windows (http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx). Sebuah solusi antivirus dengan database yang up-to-date dan sebuah firewall yang benar dapat mencegah infeksi. Pengguna produk antivirus Kaspersky Lab yang telah meng-install update keamanan yang dikeluarkan oleh Microsoft sudah terlindung dari Kido.

Infeksi Kido pertama terdeteksi pada bulan November 2008 dan telah menyebar hingga jutaan komputer di seluruh dunia dalam waktu beberapa bulan dengan puluhan ribu di antaranya di Indonesia. Penyebarannya sangat cepat melalui jaringan intranet sehingga membuatnya sulit dicegah penyebarannya.

Saat ini serangan Kido menempati urutan teratas dalam daftar serangan komputer di Indonesia. Laporan terakhir yang dirilis Kaspersky, selama seminggu dari 26 Februari hingga 5 Maret 2009, serangan Kido dilaporkan sebesar 23,96 persen.

Sumber: Kompas

Selengkapnya...

100 Malware Paling Ganas awal bulan maret 2009

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Maret 11, 2009 | , | 1 Komentar »

Jumlah malware yang tersebar di ranah internet mungkin tak terhingga. Namun sedikitnya ada seratus yang sedang gencar-gencarnya menyerang komputer pengguna di Tanah Air.

Berikut ini adalah daftar nama-nama malware Top 100 yang beredar di Indonesia sejak 26 Februari-5 Maret 2009, menurut laporan dari Kaspersky Lab.


Nama malware (Hits)
  1. Net-Worm.Win32.Kido.ih (23.9615%)
  2. Trojan-Dropper.Win32.Mutant.a (23.4388%)
  3. HEUR:Trojan.Win32.Generic (8.9684%)
  4. Heur.Win32.Trojan.Generic (7.5653%)
  5. Heur.Win32.Invader (2.4484%)
  6. HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic (2.0083%)
  7. Net-Worm.Win32.Kido.eo (1.8432%)
  8. Packed.Win32.Black.a (1.8157%)
  9. Trojan-Proxy.Win32.Agent.mf (1.7882%)
  10. Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq (1.6781%)
  11. Trojan.Win32.Agent.bsdh (1.5681%)
  12. Trojan.Win32.Monder.gen (1.4856%)
  13. Packed.Win32.Tdss.f (0.7703%)
  14. Net-Worm.Win32.Kido.ef (0.6878%)
  15. Net-Worm.Win32.Kido.t (0.6878%)
  16. Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahyl (0.6602%)
  17. Backdoor.Win32.Inject.mw (0.6327%)
  18. Net-Worm.Win32.Kido.du (0.6327%)
  19. Trojan-Spy.Win32.Agent.abre (0.6052%)
  20. Packed.Win32.Katusha.a (0.5227%)
  21. Trojan-Downloader.Win32.Agent.adch (0.4952%)
  22. HEUR:Trojan.Win32.Invader (0.4677%)
  23. Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dpz (0.4677%)
  24. Trojan-Downloader.Win32.Injecter.cco (0.4127%)
  25. Trojan.Win32.Obfuscated.gen (0.3851%)
  26. Backdoor.Win32.IRCBot.htv (0.3851%)
  27. Trojan-Dropper.Win32.Agent.bvn (0.3576%)
  28. HEUR:Virus.Win32.Generic (0.3576%)
  29. Virus.Win32.Sality.aa (0.3576%)
  30. Multi.Win32.Packed (0.3301%)
  31. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjhd (0.3026%)
  32. HEUR:Backdoor.Win32.Generic (0.2751%)
  33. Suspicious.Win32.Packer (0.2751%)
  34. Trojan.Win32.BHO.nby (0.2751%)
  35. Trojan-Downloader.Win32.Injecter.cjb (0.2476%)
  36. not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.ar (0.2476%)
  37. Trojan-Dropper.Win32.Agent.aihn (0.2201%)
  38. Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje (0.2201%)
  39. Virus.Win32.VB.ki (0.1926%)
  40. Trojan-PSW.Win32.Agent.lta (0.1926%)
  41. not-a-virus:AdWare.Win32.Thingies (0.1926%)
  42. Trojan-GameThief.Win32.WOW.fwj (0.1926%)
  43. Trojan.Win32.Buzus.annp (0.1926%)
  44. Trojan.Win32.Obfuscated.whl (0.1926%)
  45. not-a-virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj (0.1651%)
  46. not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.n (0.1651%)
  47. not-a-virus:FraudTool.Win32.SystemSecurity.cc (0.1651%)
  48. not-a-virus:AdWare.Win32.BHO.fav (0.1651%)
  49. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjdl (0.1376%)
  50. Trojan.Win32.Buzus.anmg (0.1376%)
  51. Hoax.MSIL.BadJoke.Agent.s (0.1376%)
  52. Virus.Win32.Virut.ce (0.1376%)
  53. Trojan-Downloader.Win32.Tiny.byt (0.1376%)
  54. Heur.Win32.Downloader (0.1376%)
  55. Net-Worm.Win32.Kido.dam.y (0.1376%)
  56. Trojan-GameThief.Win32.OnLineGames.ukpq (0.11%)
  57. Trojan-Dropper.Win32.Small.ayg (0.11%)
  58. P2P-Worm.Win32.Agent.to (0.11%)
  59. Net-Worm.Win32.Kido.cy (0.11%)
  60. Trojan-Spy.Win32.Ardamax.n (0.11%)
  61. not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.kyd (0.11%)
  62. Trojan-Dropper.Win32.Agent.aihl (0.11%)
  63. Backdoor.Win32.Small.hma (0.11%)
  64. Backdoor.Win32.Poison.unh (0.11%)
  65. Virus.Win32.Parite.b (0.11%)
  66. Exploit.Win32.DCom.ad (0.11%)
  67. Backdoor.Win32.Poison.upb (0.0825%)
  68. IM-Worm.Win32.Sohanad.gen (0.0825%)
  69. Virus.Win32.Sality.z (0.0825%)
  70. Trojan.Win32.Agent.bsyg (0.0825%)
  71. Trojan-Downloader.Win32.Agent.beev (0.0825%)
  72. not-a-virus:AdWare.Win32.OneStep.z (0.0825%)
  73. Virus.Win32.Alman.b (0.0825%)
  74. Backdoor.Win32.DSNX.03 (0.0825%)
  75. Trojan.Win32.Buzus.anox (0.0825%)
  76. Trojan.Win32.Agent.bsyh (0.0825%)
  77. HackTool.MSIL.KKFinder.q (0.0825%)
  78. Trojan-PSW.Win32.Delf.fg (0.0825%)
  79. Backdoor.Win32.IRCBot.hvt (0.0825%)
  80. not-a-virus:FraudTool.Win32.SpyNoMore.g (0.0825%)
  81. Backdoor.Win32.IrcContact.30 (0.055%)
  82. Net-Worm.Win32.Kido.hi (0.055%)
  83. Trojan.Win32.Buzus.ansx (0.055%)
  84. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjpn (0.055%)
  85. Trojan-Spy.Win32.Ardamax.t (0.055%)
  86. P2P-Worm.Win32.Bacteraloh.h (0.055%)
  87. Trojan.Win32.VB.aad (0.055%)
  88. Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.vluf (0.055%)
  89. Trojan.Win32.Agent.bsyi (0.055%)
  90. not-a-virus:AdWare.Win32.EShoper.bi (0.055%)
  91. Trojan.Win32.Autoit.bk (0.055%)
  92. Trojan.Win32.Agent.bsfc (0.055%)
  93. Backdoor.Win32.Turkojan.clw (0.055%)
  94. Trojan.Win32.Agent2.eon (0.055%)
  95. Worm.Win32.AutoRun.fdl (0.055%)
  96. not-a-virus:AdWare.Win32.Mostofate.ci (0.055%)
  97. not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.nn (0.055%)
  98. Trojan-DDoS.Win32.Small.y (0.055%)
  99. Trojan.Win32.Obfuscated.aaw (0.055%)
  100. Trojan-Downloader.Win32.Agent.bizd (0.055%)

Sumber: DetikInet

Selengkapnya...

Menangani Virus Sality

Oleh Nanang Suryana | Jumat, Maret 06, 2009 | , | 3 Komentar »

Tidak semua program antivirus dapat membersihkan file yang sudah terinfeksi virus W32/Sality.AE. Malah bisa-bisa, file tersebut akan rusak setelah di-scan dan dibersihkan oleh antivirus yang tidak tepat.

Virus Sality akan menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan default share Windows atau share folder yang mempunyai akses full dengan cara menginfeksi file yang mempunyai ekstensi exe/com/scr.

Untuk itu disarankan agar pengguna komputer untuk menonaktifkan Default Share (C$, D$ .. dst) dan hindari full sharing folder Anda di jaringan.

Berikut tips membersihkan virus W32/Sality.AE yang diterima:
  1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan dan internet.
  2. Matikan System Restore selama proses pembersihan berlangsung.
  3. Matikan Autorun dan Default Share. Silahkan download file berikut kemudian jalankan dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install.
    http://www.ziddu.com/download/3753010/repair.zip.html
  4. Matikan program aplikasi yang aktif di memori agar proses pembersihan lebih cepat terutama program yang ada dalam daftar startup.
  5. Sebaiknya scan dengan menggunakan removal tools dengan terlebih dahulu merubah ekstensi dari removal tools tersebut dengan ekstensi lain [contoh: CMD] agar tidak diinfeksi ulang oleh W32/Sality.AE.
  6. Agar komputer yang sudah terinfeksi W32/Sality.AE dapat booting safe mode, silahkan restore registry yang sudah diubah oleh virus.
    Silahkan download file berikut kemudian jalankan sesuai OS yang terinfeksi W32/Sality.AE tersebut.
    http://www.ziddu.com/download/3753009/2Sality.zip.html
  7. Fix registry lain yang diubah oleh virus, silahkan download tools berikut kemudian jalankan file tersebut dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install.
    http://www.ziddu.com/download/3753008/repair2.zip.html
  8. Restart komputer dan scan ulang dengan menggunakan removal tools untuk memastikan komputer telah bersih dari virus.
  9. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang dapat mendeteksi Sality dengan baik.
Sumber: DetikInet

Alternatif lainnya Anda bisa mengikuti tip yang sudah diposting di blog ini Mengatasi Virus Tanpa Antivirus.

Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Mengatasi Virus Shortcut

Oleh Nanang Suryana | Sabtu, Februari 28, 2009 | , | 12 Komentar »

Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.

Berikut ini beberapa cara dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:

1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.

2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.


3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Sumber: DetikInet

Alternatif lainnya Anda bisa mengikuti tip yang sudah diposting di blog ini Mengatasi Virus Tanpa Antivirus.

Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Membasmi Virus Penyerang Yahoo Messenger

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Februari 11, 2009 | , , , | 5 Komentar »

Serangan virus Coutsonif.A yang mengancam pengguna Yahoo Messenger dan Skype patut diwaspadai. Virus ini menyebar dengan mengirimkan dirinya ke semua kontak yang ada dalam alamat aplikasi tersebut dari komputer yang terinfeksi.

Pesan tersebut sekilas seperti pesan pada umumnya. Namun jangan sampai mengklik link yang diberikan, sekalipun dikirimkan oleh teman Anda. Pasalnya, pesan tersebut sebenarnya bukan dikirimkan oleh rekan Anda, melainkan oleh virus yang telah berhasil menginfeksi komputer rekan Anda.

Jika sudah terinfeksi, maka secara otomatis ia akan membuat nama file acak dengan ekstensi .tmp dan .exe yang akan disimpan di direktori [C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp] dengan nama yang berbeda-beda.


Kalau sudah begini, user hanya bisa pasrah dan tak tenang beraktifitas di internet lagi. Bahkan, bisa-bisa nama baiknya pun rusak karena dituduh menyebarkan virus juga. Sebab, si penerima pesan menduga temannya yang sengaja mencelakakan dirinya dengan mengiriminya virus.

Sebelum kejadian itu terjadi. Ada baiknya Anda simak beberapa tip untuk membasmi virus yang menyerang aplikasi chat ini seperti dilansir Vaksincom:

1. Disable 'System Restore' selama proses pembersihan.
2. Disable autorun Windows, agar virus tidak dapat aktif secara otomatis saat akses ke drive /flash disk.

* Klik tombol 'start'
* Klik 'run'
* Ketik 'GPEDIT.MSC', tanpa tanda kutip. Kemudian akan muncul layar 'Group Policy'
* Pada menu 'Computer Configuration dan User Configuration', klik 'Administrative templates'
* Klik 'System'
* Klik kanan pada 'Turn On Autoplay', pilih 'Properties'. Kemudian akan muncul layar 'Tun on Autoplay propeties'
* Pada tabulasi 'Setting', pilih 'Enabled'
* Pada kolom 'Tun off Autoplay on' pilih 'All drives'
* Klik 'Ok'

3. Matikan proses virus, gunakan tools 'security task manager' kemudian hapus file [sysmgr.exe, vshost.exe, winservices.exe, *.tmp]

Sekadar catatan, .tmp menunjukan file yang mempunyai ekstensi TMP [contoh: 5755.tmp]. Klik kanan pada file tersebut dan pilih 'Remove', lalu pilih opsi 'Move File to Quarantine'.

4. Repair registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan silahkan salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara: Klik kanan repair.inf, lalu pilih instal.

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKCU, SessionInformation, ProgramCount, 0x00010001,3
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\BlockedPopup\.current,,,"C:\WINDOWS\media\Windows XP Pop-up Blocked.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\EmptyRecycleBin\.Current,,,"C:\Windows\media\Windows XP Recycle.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.Current,,,"C:\Windows\media\Windows XP Start.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\SecurityBand\.current,,,"C:\WINDOWS\media\Windows XP Information Bar.wav"

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft(R) System Manager
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, bMaxUserPortWindows Service help
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, MaxUserPort

5. Hapus file virus berikut:
C:\vshost.exe [all drive]

C:\autorun.inf [all drive]

C:\RECYCLER\S-1-5-21-9949614401-9544371273-983011715-7040\winservices.exe

C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp

A415.tmp [acak]

034.exe [acak]

Lady_Eats_Her_Shit--www.youtube.com

C:\WINDOWS\system32\sysmgr.exe

C:\WINDOWS\TEMP\5755.tmp

C:\windows\system32\crypts.dll

C:\windows\system32\msvcrt2.dll

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan gunakan antivirus yang dapat mendeteksi dan membasmi virus ini up to date. Anda juga dapat download tools Norman Malware Cleaner di http://download.norman.no/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

Sumber: DetikInet

Selengkapnya...

Program Jahat Kido alias Conficker alias Downadup

Oleh Nanang Suryana | Jumat, Februari 06, 2009 | , | 3 Komentar »

VirusAncaman program jahat Kido alias Conficker alias Downadup masih sangat dominan pada awal tahun 2009. Seluruh varian Kido melebihi 40 persen infeksi di Indonesia. Hal ini tertulis dalam keterangan data Top 100 program jahat yang beredar di Indonesia dari Kaspersky.

Memuncaki daftar tersebut adalah Backdoor.Win32.Agent.acnq (19,1%), sebuah program jahat klasik yang membuka 'pintu belakang' dalam sebuah komputer yang terinfeksi. Program ini memungkinkan pihak tak bertanggungjawab memasuki dan mengendalikan komputer korban.

Meski tak duduk di puncak, worm Kido terbukti masih berjaya di Indonesia pada periode 22-29 Januari 2009. Tercatat ada 28 varian program jahat yang dikenal dengan nama lain Conficker dan Downadup ini.

Versi Kido yang paling banyak terdeteksi adalah varian .dq (10,2%) dan varian .ih (6,2%). Jika dihitung-hitung, total varian Kido mencapai lebih dari 40 persen infeksi yang terdeteksi Kaspersky.


Berikut adalah data Top 100 Program Jahat di Indonesia yang dideteksi oleh perusahaan antivirus Kaspersky. Angka dalam persen menunjukkan frekuensi ditemukannya:

Backdoor.Win32.Agent.acnq 19.126%
HEUR:Trojan.Win32.Generic 13.1996%
Net-Worm.Win32.Kido.dq 10.1916%
Net-Worm.Win32.Kido.ih 6.2406%
Trojan-Proxy.Win32.Agent.mf 6.106%
Trojan.Win32.Agent2.axc 4.2203%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bede 4.1904%
Heur.Win32.Trojan.Generic 3.7264%
Packed.Win32.Tdss.a 3.3972%
Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq 2.0054%
Net-Worm.Win32.Kido.s 1.7959%
Net-Worm.Win32.Kido.t 1.3619%
Hoax.Win32.BadJoke.VB.d 1.3319%
Packed.Win32.PolyCrypt.d 0.9428%
Heur.Win32.Invader 0.9428%
Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.eji 0.7183%
HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic 0.7034%
Suspicious.Win32.Packer 0.6435%
Virus.Win32.Sality.aa 0.6136%
Net-Worm.Win32.Kido.da 0.6136%
Trojan-Dropper.Win32.Small.axv 0.6136%
Net-Worm.Win32.Kido.by 0.449%
Heur.Win32.Downloader 0.3292%
Net-Worm.Win32.Kido.bt 0.3143%
Trojan-GameThief.Win32.Magania.gen 0.3143%
Net-Worm.Win32.Kido.ed 0.2843%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bccp 0.2544%
Net-Worm.Win32.Kido.cu 0.2544%
Trojan.Win32.Agent.bcjv 0.2544%
Net-Worm.Win32.Kido.bw 0.2394%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dar 0.2394%
Multi.Win32.Packed 0.2245%
Net-Worm.Win32.Kido.ab 0.2245%
Trojan-Spy.Win32.Zbot.ikv 0.2095%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.vgwl 0.2095%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bfbm 0.2095%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.azjn 0.2095%
Backdoor.Win32.KeyStart.s 0.1946%
Packed.Win32.Black.a 0.1946%
Net-Worm.Win32.Kido.eo 0.1946%
Net-Worm.Win32.Kido.ep 0.1796%
Worm.Win32.AutoTDSS.bih 0.1796%
Trojan.Win32.Inject.odl 0.1796%
Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.ejd 0.1796%
not-a-virus:AdWare.Win32.Thingies 0.1646%
Trojan.Win32.Qhost.kmq 0.1646%
Virus.Win32.Alman.b 0.1646%
Worm.Win32.AutoTDSS.bhv 0.1646%
Trojan-Downloader.Win32.Small.jck 0.1497%
HEUR:Trojan.Win32.Invader 0.1497%
not-a-virus:AdWare.Win32.BetterInternet.qe 0.1497%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.arqp 0.1497%
not-a-virus:AdWare.Win32.TMAagent.m 0.1497%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.wxq 0.1497%
Trojan.Win32.Obfuscated.gen 0.1497%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje 0.1347%
Worm.Win32.AutoTDSS.bib 0.1347%
not-a-virus:AdWare.Win32.OneStep.z 0.1347%
Net-Worm.Win32.Kido.ee 0.1347%
Trojan.Win32.Agent.bjql 0.1347%
Packed.Win32.PePatch.lc 0.1347%
Net-Worm.Win32.Kido.ez 0.1197%
Net-Worm.Win32.Kido.fa 0.1197%
Trojan.Win32.Monder.arro 0.1197%
Net-Worm.Win32.Kido.em 0.1197%
not-a-virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj 0.1197%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahyl 0.1197%
Trojan.Win32.Qhost.lbk 0.1197%
Net-Worm.Win32.Kido.bo 0.1197%
not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.n 0.1197%
Trojan.Win32.Agent.arjp 0.1048%
Worm.Win32.AutoTDSS.bly 0.1048%
Net-Worm.Win32.Kido.fo 0.1048%
Worm.Win32.AutoTDSS.bjz 0.1048%
Worm.Win32.AutoTDSS.bjn 0.1048%
Net-Worm.Win32.Kido.cn 0.1048%
Net-Worm.Win32.Kido.bx 0.1048%
not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.l 0.0898%
Worm.Win32.AutoTDSS.bkm 0.0898%
Worm.Win32.AutoTDSS.bii 0.0898%
Trojan.Win32.FraudPack.jtq 0.0898%
Trojan-Banker.Win32.Banker.adks 0.0898%
Net-Worm.Win32.Kido.cz 0.0898%
Trojan.Win32.Pakes.mtl 0.0898%
Trojan-Dropper.Win32.Mutant.a 0.0898%
Net-Worm.Win32.Kido.c 0.0898%
Virus.Win32.VB.ki 0.0748%
Net-Worm.Win32.Kido.ce 0.0748%
Net-Worm.Win32.Kido.bg 0.0748%
Trojan-Dropper.Win32.VB.igz 0.0748%
Net-Worm.Win32.Kido.gf 0.0748%
Rootkit.Win32.TDSS.gxg 0.0748%
Net-Worm.Win32.Kido.gj 0.0748%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bdfg 0.0748%
Net-Worm.Win32.Kido.fw 0.0748%
Virus.Win32.Xorer.ey 0.0748%
not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.v 0.0748%
Trojan.Win32.Monder.asbs 0.0748%
Trojan.Win32.Agent.bcba 0.0748%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bdvh 0.0599%

Sumber: DetikInet

Selengkapnya...

7 Langkah Membasmi Virus Conficker

Oleh Nanang Suryana | Kamis, Januari 29, 2009 | , , | 5 Komentar »

Virus 'Conficker.DV' menggunakan metode penyebaran yang berbeda dari pendahulunya. Dengan canggihnya, virus tersebut berusaha mengakses jaringan menggunakan celah windows 'Default Share' (ADMIN$\system32) dengan menebak password administrator.

Selain itu 'Conficker.DV' juga membuat file pada media removable seperti flashdisk, harddisk dan card reader dengan menyimpan file hidden pada root drive.

Sementara aksi yang sama seperti pendahulunya, yaitu berusaha mengexploitasi MS08-067 atau celah keamanan Windows, Windows Server Service atau SVCHOST.exe. Banyak user yang terinfeksi dikarenakan tidak mengaktifkan fitur Automatic Updates dan tidak melakukan patch windows MS08-067.


Berikut 7 langkah singkat analis virus dari Vaksincom Adi Saputra untuk membasmi virus 'Conficker.DV':

1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Jika belum memiliki, bisa didownload di situs norman.
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:\WINDOWS\Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini:
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\wuauserv, Start, 0x00000002,2

[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, dl
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Applets, ds
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, TcpNumConnections

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf', lalu 'Save As Type' menjadi 'All Files' agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.

Sementara untuk file yang aktif pada startup, Anda dapat mendisable melalui 'msconfig' atau dapat mendelete secara manual pada string: 'HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run'
7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer Anda dengan patch resmi dari Microsoft guna mencegah infeksi ulang.

Sumber: DetikInet

Selengkapnya...

Link cepat download Update Norton Antivirus

Oleh Nanang Suryana | Jumat, November 14, 2008 | , | 10 Komentar »

Berikut ini adalah salah satu koleksi link untuk mendownload update Norton Antivirus, dari bookmark sekedar untuk sharing.


Update Norton AntiVirus for Windows 2000/XP/Vista

Semoga berguna bagi yang membutuhkan.

Selengkapnya...

6 Langkah Membersihkan Virus 'Repvblik'

Oleh Nanang Suryana | Rabu, Mei 21, 2008 | | 0 Komentar »

Virus Repvblik menyerang dengan cara menginjeksi atau menginfeksi file Microsoft Office dengan cara menambahkan kode virus pada header file. File yang sudah diinjeksi nantinya akan bertambah 5 KB dari ukuran semula.

Tidak sulit mendeteksi file yang telah terinfeksi virus Repvblik. Caranya, lihat icon dan ekstensi file di komputer Anda. Biasanya file yang sudah terinfeksi virus ini akan mempunyai icon VBS dengan ekstensi .DOC.VBS. Untuk membersihkannya, ikuti langkah berikut:



1. Nonaktifkan "Sytem Restore" selama proses pembersihan (jika menggunakan Windows ME/XP).

2. Matikan proses virus yang mempunyai nama file Wscript.exe. Untuk mematikan proses ini Anda dapat menggunakan tools CurrProses.

3. Hapus file yang dibuat oleh virus:
  • C:\Documents and Settings\%user%\Start Menu\Programs\Startup\Repvblik.vbs
  • C:\Repvblik

Hapus juga file yang di-drop di Flash Disk:
  • I am So Sorry.txt.vbs
  • Indonesian and their corruption!!.txt.vbs
  • Make U lofty.txt.vbs
  • NenekSihir and her Secrets.txt.vbs
  • Never be touched!!.txt.vbs
  • SMS Gratis via GPRS.txt.vbs
  • Thank U Ly.txt.vbs

4. Ubah Volume/nama Flash Disk secara manual dengan cara:
  • Klik kanan Flash Disk
  • Klik Rename
  • Ganti nama "Repvblik" dengan nama yang Anda inginkan

5. Untuk antisipasi dan mencegah infeksi ulang, instal dan scan komputer dengan antivirus yang dapat mendeteksi virus ini dengan baik.

6. Jika antivirus yang Anda instal tidak berhasil me-repair file yang sudah diinjeksi oleh VBS/Repulik.A, Anda dapat menggunakan tools yang dapat digunakan untuk me-repair file yaitu "Spliter VBS2DOC/XLS". Untuk men-downloadnya, kunjungi URL berikut ini.

Selengkapnya...

Influensa

Oleh Nanang Suryana | Sabtu, Mei 17, 2008 | , , | 0 Komentar »

Influensa adalah satu jenis penyakit menular yang ditularkan dengan medium udara melalui bersin dari penderitanya.

Masa inkubasi
Masa penularan hingga terserang penyakit ini adalah 1-3 hari.

Gejala
Demam mendadak, asma, pilek, sakit kerongkongan, batuk, sakit otot dan sakit kepala, bersin-bersin.

Karantina atau pengasingan
Penderita dianjurkan agar mengasingkan diri atau dikarantina agar tidak menularkan penyakit hingga mereka merasa lebih sehat.


Pencegahan
Kaum lanjut usia atau mereka yang mengidap penyakit kronis dianjurkan diimunisasi. Tapi perlu adanya alternative lain dalam mengembangkan imunitas dalam tubuh sendiri, melalui makanan yang bergizi dan menjahui potensi-potensi yang menyebabkan influensa.

Mutasi virus influensa
Virus influensa cepat sekali bermutasi, sehingga setiap kali para ahli virus harus berusaha menemukan penangkal yang baru. Beberapa tahun yang lalu kita mengenal flu Hong Kong dan pada tahun 2005 merebak flu burung. Semua ini menunjukkan betapa sulitnya usaha penangkalan terhadap penyakit ini.

Selengkapnya...
Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.