Proses Pembuatan Prosesor

Oleh Nanang Suryana | Selasa, Februari 05, 2013 | , , | 39 Komentar »

Berikut ini ulasan tentang proses pembuatan prosesor yang dihimpun dari berbagai sumber.

Pasir, seperempat bagiannya terbentuk dari silikon, yakni unsur kimia yang paling berlimpah di muka bumi ini setelah oksigen. Pasir (terutama quartz), mempunyai persentase silikon yang tinggi di dalam bentuk Silicon Dioxide (SiO2) dan pasir merupakan bahan pokok untuk memproduksi semiconductor.


Setelah memperoleh mentahan dari pasir dan memisahkan silikonnya, materiil yang kelebihan dibuang. Lalu, silikon dimurnikan secara bertahap hingga mencapai kualitas "semiconductor manufacturing quality", atau biasa disebut 'electronic grade silicon'. Pemurnian ini menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat dimana "electronic grade silicon" hanya boleh memiliki satu "alien atom" di tiap satu milyar atom silikon. Setelah tahap pemurnian silikon selesai, silikon memasuki fase peleburan. Dari gambar di atas, kita bisa melihat bagaimana kristal yang berukuran besar muncul dari silikon yang dileburkan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut "Ingot".



Kristal tunggal "Ingot" ini terbentuk dari "electronic grade silicon". Besar satu buah "Ingot" kira-kira 100 Kilogram atau 220 pounds, dan memiliki tingkat kemurnian silikon hingga 99,9999 persen.

Setelah itu, Ingot memasuki tahap pengirisan. Ingot di iris tipis hingga menghasilkan "silicon discs", yang disebut dengan "Wafers". Beberapa Ingot dapat berdiri hingga 5 kaki. Ingot juga memiliki ukuran diameter yang berbeda tergantung seberapa besar ukuran Wafers yang diperlukan. CPU zaman sekarang biasanya membutuhkan Wafers dengan ukuran 300 mm.

Setelah diiris, Wafers dipoles hingga benar-benar mulus sempurna, permukaannya menjadi seperti cermin yang sangat-sangat halus. Kenyataannya, Intel tidak memproduksi sendiri Ingots dan Wafers, melainkan Intel membelinya dari perusahaan "third-party". Processor Intel dengan teknologi 45nm, menggunakan Wafers dengan ukuran 300mm (12 inch), sedangkan saat pertama kali Intel membuat Chip, Intel menggunakan Wafers dengan ukuran 50mm (2 inch).

Cairan biru seperti yang terlihat pada gambar di atas, adalah 'Photo Resist' seperti yang digunakan pada 'Film' pada fotografi. 'Wafers' diputar dalam tahap ini supaya lapisannya dapat merata halus dan tipis.

Di dalam fase ini, 'Photo Resist' disinari cahaya 'Ultra Violet'. Reaksi kimia yang terjadi dalam proses ini mirip dengan 'Film' kamera yang terjadi pada saat kita menekan shutter (Jepret!).

Daerah paling kuat atau tahan di 'Wafer' menjadi fleksibel dan rapuh akibat efek dari sinar 'Ultra Violet'. Pencahayaan menjadi berhasil dengan menggunakan pelindung yang berfungsi seperti stensil. Saat disinari sinar 'Ultra Violet', lapisan pelindung membuat pola sirkuit. Di dalam pembuatan Processor, sangat penting dan utama untuk mengulangi proses ini berulang-ulang hingga lapisan-lapisannya berada di atas lapisan bawahnya, begitu seterusnya.

Lensa di tengah berfungsi untuk mengecilkan cahaya menjadi sebuah fokus yang berukuran kecil.

Dari gambar di atas, kita dapat gambaran bagaimana jika satu buah 'Transistor' kita lihat dengan mata telanjang. Transistor berfungsi seperti saklar, mengendalikan aliran arus listrik di dalam 'Chip' komputer. Peneliti Intel telah mengembangkan transistor menjadi sangat kecil sehingga sekitar 30 juta 'Transistor' dapat menancap di ujung 'Pin'.

Setelah disinari sinar 'Ultra Violet', bidang 'Photo Resist' benar-benar hancur lebur. Gambar di atas menampakan pola 'Photo Resist' yang tercipta dari lapisan pelindung. Pola ini merupakan awal dari 'transistors', 'interconnects', dan hal yang berhubungan dengan listrik berawal dari sini.

Meskipun bidangnya hancur, lapisan 'Photo Resist' masih melindungi materiil 'Wafer' sehingga tidak akan tersketsa. Bagian yang tidak terlindungi akan disketsa dengan bahan kimia.

Setelah tersketsa, lapisan 'Photo Resist' diangkat dan bentuk yang diinginkan menjadi tampak.

'Photo Resist' kembali digunakan dan disinari dengan sinar 'Ultra Violet'. 'Photo Resist' yang tersinari kemudian dicuci dahulu sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, proses pencucian ini dinamakan 'Ion Doping', proses dimana partikel ion ditabrakan ke 'Wafer', sehingga sifat kimia silikon dirubah, agar CPU dapat mengkontrol arus listrik.

Melalui proses yang dinamakan 'Ion Implantation' (bagian dari proses Ion Doping) daerah silikon pada 'Wafers' ditembak oleh ion. Ion ditanamkan di silikon supaya merubah daya antar silikon dengan listrik. Ion didorong ke permukaan 'Wafer' dengan kecepatan tinggi. Medan listrik melajukan ion dengan kecepatan lebih dari 300,000 Km/jam (sekitar 185,000 mph)

Setelah ion ditanamkan, 'Photo Resist' diangkat, dan materiil yang bewarna hijau pada gambar sekarang sudah tertanam 'Alien Atoms'

Transistor ini sudah hampir selesai. Tiga lubang telah tersketsa di lapisan isolasi (warna ungu kemerahan) yang berada di atas transistor. Tiga lubang ini akan diisi dengan tembaga, yang berfungsi untuk menghubungkan transistor ini dengan transistor lain.

'Wafers' memasuki tahap 'copper sulphate solution' pada tingkat ini. Ion tembaga disimpan ke dalam transistor melalui proses yang dinamakan 'Electroplating'. Ion tembaga berjalan dari terminal positif (anode) menuju terminal negatif (cathode).

Ion tembaga telah menjadi lapisan tipis di permukaan 'Wafers'.

Materiil yang kelebihan dihaluskan, meninggalkan lapisan tembaga yang sangat tipis.

Banyak lapisan logam dibuat untuk saling menghubungkan bermacam-macam transistors. Bagaimana rangkaian hubungan ini disambungkan, itu ditentukan oleh teknik arsitektur dan desain tim yang mengembangkan kemampuan masing-masing processor. Dimana chip komputer terlihat sangat datar, sebenarnya memiliki lebih dari 20 lapisan untuk membuat sirkuit yang kompleks. Jika Anda melihat dengan kaca pembesar, maka akan melihat jaringan bentuk sirkuit yang rumit, dan transistors yang terlihat futuristik, 'Multi-Layered Highway System'.

Ini hanya contoh super kecil dari 'Wafer' yang akan melalui tahap test kemampuan pertama. Di tahapan ini, sebuah pola test dikirimkan ke tiap-tiap chip, lalu respon dari chip akan dimonitor dan dibandingkan dengan 'The Right Answer'.

Setelah hasil test menunjukan bahwa 'Wafer' lulus, 'Wafer' dipotong menjadi sebuah bagian yang disebut 'Dies'. Coba Anda lihat, proses yang benar-benar rumit tadi ternyata hasilnya kecil. Pada gambar paling kiri ada 6 kelompok 'Wafer', pada gambar kanannya sudah menjadi berapa 'Wafer'.

'Dies' yang lulus test, akan diikutkan ke tahap selanjutnya yaitu 'Packaging'. 'Dies' yang tidak lulus, dibuang dengan percuma. Ada hal yang lucu beberapa tahun lalu, Intel membuat kunci dari 'Dies' yang tidak lulus ini.

Ini adalah gambar satu 'Die', yang tadinya dipotong pada proses sebelumnya. 'Die' pada gambar ini adalah 'Die' dari Intel Core i7 Processor.

Lapisan bawah, 'Die', dan 'Heatspreader' dipasang bersama untuk membentuk 'Processor'. Lapisan hijau yang bawah, digunakan untuk membentuk listrik dan 'Mechanical Interface' untuk Processor supaya dapat berinteraksi dengan sistem PC. 'Heatspreader' adalah 'Thermal Interface' dimana solusi pendinginan diterapkan, sehingga Processor dapat tetap dingin saat beroperasi.

'Microprocessor' adalah produk terkompleks di dunia ini. Faktanya, untuk membuatnya memerlukan ratusan tahap dan yang telah diuraikan sebelumnya hanyalah yang penting saja.

Selama tes terakhir untuk Processor, Processor di tes karakteristiknya, seperti penggunaan daya dan frekwensi maksimumnya.

Berdasarkan hasil test sebelumnya, Processor dikelompokan dengan Processor yang memiliki kemampuan sama. Proses ini dinamakan dengan 'Binning', 'Binning' ditentukan dari frekwensi maksimum Processor, kemudian tumpukan Processor dibagi dan dijual sesuai dengan spesifikasi stabilnya.

Prosessor yang sudah dikemas dan dites, didistribusikan ke pabrik (misalnya ke pabrik Acer untuk perangkat laptopnya) atau dijual langsung (misalnya di toko komputer).

Dari: Berbagai Sumber
Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait:

39 Komentar

  1. Nanang Suryana // 3:42 PM  

    Pertamax diamankan... artikel sangat panjang dan semoga bermanfaat...

  2. judi bola // 10:28 AM  

    ribet bgt y pembuatan prosesor..tapi gambarnya sangat bagus gann.. jadi enak baca artikelnya.

  3. cara untuk mengobati maag kronis // 4:37 PM  

    nice post

  4. cara untuk mengobati asam urat // 4:42 PM  

    its nice

  5. Dhiyas kn // 11:49 AM  

    Wow mantap sayang otak ane gak nyampe kesitu hm terlalu wow gt.. Hehe.

  6. odoy // 4:42 PM  

    kunjungan sore gan.,.,

  7. cara mengobati penyakit tipes // 4:33 PM  

    nice post makasih

  8. budi os 19 // 11:01 AM  

    waw....ternyata rumit juga ya mas proses pembuatannya...mungkin benda itu seperti otak ya mas....
    pantesan harganya mahal ya hehehe :)

  9. penyuluh perikanan // 11:01 AM  

    Kunjungan untuk sahabatku, selamat pagi, dan tetap beraktifitas

  10. Jelly Gamat // 10:41 AM  

    Canggih banget pembuatan prosesornya, sama untuk semua jenis prosesor yah??

  11. kamar Sebelah // 9:33 PM  

    Ow shiittt kereeenn hahaha

  12. halimah // 3:48 PM  

    panjang bener prosesnya ^_^

  13. lampu kabut mobil // 9:09 AM  

    canggih dan keren sob..proses pembuatannya...
    nice share..

  14. cara alami mengobati penyakit kanker serviks // 2:24 PM  

    mantep gan boleh juga tuh.,.,.,

  15. Yogi Marsahala // 3:14 PM  

    wah detil banget penjabaran prosesnya, komentar juga ya di blog saya myfamilylifestyle.blogspot.com

  16. nahap.com // 7:16 PM  

    Rumit banget pembuatan prosesor, pantas saja harganya mahal, belum begitu ngerti nih, perlu dibaca ulang lagi :)

  17. Obat Nyeri Haid Alami // 8:20 AM  

    Ok, sangat bermanfaat gan, TQ

  18. obat herbal penyakit // 8:24 PM  

    saya baru tahu , hmmm canggih banget yah yang buat nya , saya acungkan dua jempol

  19. iniesta // 10:33 AM  

    terimakasih banyak sob atas informasinya sangat bermanfaat buat saya

  20. haryono // 10:35 AM  

    artikel yang sangat bagus sob sukses selalu ya

  21. cepi // 10:37 AM  

    terimakasih atas sharenya, beginilah indahnya saling berbagi satu sama lain

  22. ade // 1:54 PM  

    informasinya sangat bermanfaat sekali, terimakasih banyak

  23. pipik // 10:17 AM  

    informasinya sangat bermanfaat sekali, terimakasih banyak

  24. ade // 10:42 AM  

    thank you for your information

  25. pipik // 10:43 AM  

    artikel yang sangat indah sekali kak

  26. pinto // 10:44 AM  

    semoga sukses selalu kak

  27. ade // 9:27 AM  

    informasinya sangat bermanfaat sekali, terimakasih banyak

  28. yasir // 8:38 AM  

    informasinya sangat bermanfaat sekali, terimakasih banyak

  29. bunga papan // 11:24 AM  

    lumayan rumit ternyata ya pembuatan prosesor itu salut dah bagi yg bikin dan yang menemukan pasti extra sabar

  30. pengobatan asma // 2:31 PM  

    thank's atas informasinya

  31. obat herbal osteoarthritis // 1:21 PM  

    nice artikelnya sob

  32. smk n btkl // 1:01 PM  

    artikelnya bagus untuk menambah wawasan , trimakasih bnayak sob,

  33. obat sakit kepala sebelah // 4:50 PM  

    trimakasiih atas informasinya sob

  34. pengobatan alami penyakit osteoarthritis // 9:06 AM  

    trimakasih atas informasinya sob,

  35. cara mengobati penyakit osteoarthritis // 11:20 AM  

    informasinya sangat bagus sob, trimaksih banyak

  36. Yogi Marsahala // 8:15 PM  

    terima kasih infonya, info yang menambah pengetahuan saya, mampir juga dong ke blog saya www.goocap.com

  37. Agus Rahman // 11:23 PM  

    Bermanfaat sekali nih beritanya,
    makasih banyak ya pa admin telah memberikan cara memperbesar penis berita yang sangat bagus ini.

  38. Muhammad Ihsan // 4:23 PM  

    ohh jadi kea gitu yah trims bgt yah kapan2 jadi pgn bikin nih tapi yg buat android aja deh hehe SAO Blog Online

  39. khurnia restu // 3:05 PM  

    makasih buat infonya, infonya sangat menarik,blognya sangat kreatif...
    kunjungan yang bermanfaat thank

Poskan Komentar

Silahkan isi komentar. Saya akan berusaha berkunjung balik ke blog/website Anda yang telah berkomentar.

Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.