Keunggulan dan Kekurangan UPS

Oleh Nanang Suryana | Sabtu, Desember 20, 2008 | , | 11 Komentar »

Uninteruptible Power Supply (UPS), seringkali dikenal orang hanya ada dua jenis yang memang paling mudah ditemui di pasaran.

Kedua jenis tersebut adalah UPS jenis standby dan UPS jenis online. Pada kenyataannya, UPS masih memiliki beberapa jenis lainnya dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

American Power Conversion (APC), pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling services yang juga terkenal dengan produk-produk UPSnya, memberikan informasi dan tips mengenai ragam UPS agar para pengguna dapat lebih mengenal dan memilih UPS yang sesuai dengan kebutuhannya.

Dari model rancangannya, UPS terbagi dalam beberapa tipe yang menghasilkan karakteristik kinerja berbeda:

1. Standby
2. Line Interactive
3. Double Conversion On-Line
4. Delta Conversion On-Line


UPS tipe Standby

Tipe ini biasa digunakan oleh para pengguna rumahan untuk disandingkan dengan PC mereka. UPS dengan tipe seperti ini mampu melakukan filtrasi terhadap gangguan daya dan pengelolaan arus, selain itu rancangannya efisien, ukurannya kecil serta murah.

UPS tipe Line Interactive

UPS tipe ini adalah yang paling sering digunakan pada unit small business, pengembang web, dan sejumlah server yang berada di departemen pemerintahan. Sebab, selain memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi, tipe ini juga memiliki kemampuan menyesuaikan voltase yang cukup baik.

UPS ini memiliki Inverter yang selalu terhubung ke output sistem UPS untuk mengubah daya dari batere ke AC. Dalam keadaan normal, Inverter akan melakukan pengisian batere. Sedangkan dalam keadaan listrik padam, Transfer Switch akan menutup dan mengalirkan daya dari batere ke output UPS.

Posisi Inverter yang selalu terhubung ke output memberi tambahan penyaring daya. Hal inilah yang membuat UPS dengan tipe ini banyak digunakan untuk server dan kondisi listrik yang tidak terlalu baik.

UPS tipe Double Conversion On-Line

Tipe ini merupakan yang paling lazim untuk UPS dengan daya lebih dari 10kVA. Tipe ini memiliki kesamaan dengan tipe Standby. Hanya saja tipe ini memiliki sumber tenaga utama yang terletak pada Inverter, bukan pada sumber listrik AC.

Pada tipe ini, terputusnya pasokan listrik utama tidak akan memicu sakelar transfer karena arus listrik AC yang masuk pada bagian input tengah melakukan pengisian pada batere yang memberikan tenaga pada Inverter yang terletak pada bagian output.

Oleh karena itu, ketika arus listrik AC terputus, arus tenaga akan segera dialihkan tanpa mengambil jeda saat pengalihan terjadi. UPS tipe ini memperlihatkan kinerja di atas rata-rata. Dapat dikatakan tipe ini mendekati gambaran ideal dari sebuah UPS, sayangnya tipe ini menghasilkan panas yang cukup tinggi.

UPS tipe Delta Conversion On-Line

Hampir sama dengan tipe Double Conversion, tipe Delta menggunakan Inverter untuk selalu memasok voltase. Saat pasokan tenaga terputus, tipe ini melakukan hal yang sama dengan tipe Double Conversion.

Delta Conversion memiliki dua fungsi, yang pertama adalah untuk mengendalikan karakteristik power input. Sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mengendalikan arus pada input untuk mengarahkan proses pengisian pada sistem batere.

Hal yang perlu diingat adalah tipe ini meminimalisir energi yang terbuang. Selain itu, ia memiliki kompatibilitas tinggi terhadap beragam jenis generator serta mengurangi kebutuhan akan penggunaan kabel.

Secara ringkas, keunggulan dan kekurangan tipe-tipe UPS tersebut dapat dilihat di bawah ini:

Standby
Keunggulan: biaya rendah; efisiensi tinggi; desain kompak.
Kekurangan: baterai tetap terpakai saat listrik padam; tidak cocok untuk pemakaian di atas 2kVA.
Keterangan: paling cocok untuk pengguna personal.

Line Interactive
Keunggulan: reliabilitas tinggi; efisiensi tinggi; penyesuaian voltase baik.
Kekurangan: tidak cocok untuk pemakaian di atas 5kVA.
Keterangan: tipe UPS yang paling sering digunakan dalam kondisi listrik yang tidak menentu.

Double Conversion On-Line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; mudah untuk disambungkan secara paralel.
Kekurangan: efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA.
Keterangan: mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi.

Delta Conversion On-line
Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi.
Kekurangan: tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA.
Keterangan: efisiensi tinggi memperpanjang daur hidup perangkat saat digunakan pada sistem yang besar.

Artikel Terkait:

11 Komentar

  1. fotolangka // 6:26 PM  

    tulisan kang anang emang tops banget...

  2. Wiran // 8:48 PM  

    Thanks, nice info. Jadi dapet ilmu baru nich

  3. Fariz // 1:08 PM  

    Nice Info too. . .

  4. boodee // 1:21 PM  

    wah... wah..

    nice info,gan..

  5. FATAMORGANA // 3:39 PM  

    infonya keren nih

  6. Lyla // 8:47 AM  

    kalo beli UPS yang bagus yang gimana?

  7. Nanang // 10:38 AM  

    @to: Lyla
    Kalau yang sudah saya pakai Nexus (UPS Online) dan ProLink selama ini baik-baik saja.

    Sebenernya tergantung kondisi listrik masing-masing tempat, ada yang pakai UPS biasa/murahan lebih awet ketimbang yang mahalan karena kondisi listrik PLN-nya lebih bagus.

  8. waHyu daNtaRA // 8:04 AM  

    hehe,, ilmu baru nih,,
    hehe,


    kang saya follow ya!
    kalo akang berkenan follow balik ya,,

    hehe,, makasih kang !

  9. Erik // 12:02 PM  

    Dirumah, saya pakai merk ICA, bagus gak ya?

  10. Anonim // 8:58 PM  

    Blog Ente rapih designnya apik, enak gw liatnya.
    Ga kaya www.s*****.com yang artikelnya ini sama banget sama lu tp acak2an designnya, ga enak banget liatnya

  11. Prayogi Gst // 10:44 PM  

    gini kang, di pabrik banyak mesin cnc. kalo mati lampu mendadak/tidak ada pemberitahuan dr pln, banyak mesin yang pada rusak, tap2 juga pada patah,produksi banyak NG. sementara konsumsi daya pabrik kurang lebih 700kva. ups apa yang cocok dan harganya seberapa. Thanks,..ditunggu jawabannya

Posting Komentar

Silahkan isi komentar. Saya akan berusaha berkunjung balik ke blog/website Anda yang telah berkomentar.

Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.