H.264 (MPEG-4 AVC)

Oleh Nanang Suryana | Jumat, April 30, 2010 | | 1 Komentar »

H.264/AVC/MPEG-4 Bagian 10 (Advanced Video Coding) adalah standar untuk kompresi video.

H.264/AVC adalah standar terbaru codec yang berorientasi pada gerak-kompensasi. Standar codec ini dikembangkan oleh ITU-T Video Coding Kelompok Ahli (VCEG) bersama-sama dengan ISO / IEC Moving Picture Expert Group (MPEG), dan merupakan upaya kemitraan yang dikenal sebagai Joint Video Team (JVT). Standar H.264 ITU-T dan standar ISO / IEC MPEG-4 AVC (resmi, ISO / IEC 14496-10 - MPEG-4 Bagian 10, Advanced Video Coding) dikembangkan bersama-sama sehingga mereka memiliki konten teknis yang identik. H.264 digunakan dalam aplikasi seperti Blu-ray Disc, video dari YouTube dan iTunes Store, DVB broadcast, siaran langsung-layanan televisi satelit, layanan televisi kabel, dan real-time video conference.


Tujuan dari standar H.264/AVC adalah mampu memberikan kualitas video yang bagus harga sedikit lebih rendah daripada standar sebelumnya (misalnya setengah atau kurang laju bit MPEG-2 H.263, atau MPEG-4 Bagian 2), tanpa meningkatkan kompleksitas desain begitu banyak sehingga akan menjadi tidak praktis atau terlalu mahal untuk diterapkan.

Tujuan tambahan adalah untuk memberikan fleksibilitas untuk diterapkan pada berbagai aplikasi di berbagai jaringan dan sistem, termasuk laju bit rendah dan tinggi, video resolusi rendah dan tinggi, penyiaran, penyimpanan DVD, RTP / IP paket jaringan, dan multimedia ITU-T sistem telepon.

Standardisasi versi pertama H.264/AVC diselesaikan pada Mei 2003. The JVT kemudian berkembang ekstensi untuk standar asli yang dikenal sebagai Ekstensi Range Fidelity (FRExt). Ekstensi ini memungkinkan video berkualitas tinggi dengan mendukung pengkodean presisi dengan peningkatan ketajaman warna dan resolusi yang lebih tinggi, termasuk struktur pengambilan sampel dikenal sebagai Y'CbCr 04:02:02 (= YUV 04:02:02) dan Y'CbCr 04:04 : 4. Beberapa fitur lainnya juga termasuk dalam proyek Range Fidelity Extensions, seperti mengubah adaptif antara 4 × 4 dan 8 × 8 integer.

Nama H.264 mengikuti konvensi penamaan ITU-T , di mana standar adalah anggota dari standar H.26x VCEG video coding; MPEG-4 AVC nama berkaitan dengan konvensi penamaan dalam ISO / IEC MPEG, dimana standar adalah bagian 10 dari ISO / IEC 14496, yang merupakan standar yang dikenal sebagai MPEG-4.

Aplikasi

Format video H.264 memiliki berbagai aplikasi yang sangat luas yang mencakup segala bentuk kompresi video digital dari aplikasi bit tingkat rendah streaming internet, untuk menyiarkan HDTV dan aplikasi Digital Cinema. Dengan menggunakan H.264, menyimpan bit rate sebesar 50% atau lebih. Kualitas TV satelit digital, dapat dicapai sebesar 1,5 Mbit / s, dibandingkan dengan titik operasi saat video MPEG-2 di sekitar 3,5 Mbit / s. Untuk memastikan kompatibilitas dan adopsi yang bebas masalah, banyak badan standar telah merubah atau menanmbahkan H.264/AVC ke standar-video mereka sehingga pengguna dapat menggunakan H.264/AVC.

Digital Video Broadcast proyek (DVB) menyetujui penggunaan H.264/AVC untuk televisi siaran pada akhir 2004.

Badan standar Komite Sistem Televisi(ATSC) di Amerika Serikat menyetujui penggunaan H.264/AVC untuk televisi disiarkan pada bulan Juli 2008, meskipun standar itu belum dipakai untuk menyiarkan ATSC tetap di Amerika Serikat.

AVCHD adalah format perekaman definisi tinggi dirancang oleh Sony dan Panasonic yang menggunakan H.264 (sesuai dengan H.264 dengan menambahkan fitur spesifik aplikasi tambahan).

AVC-Intra adalah format kompresi intraframe yang hanya dikembangkan oleh Panasonic.

CCTV (Close Circuit TV) atau Video Surveillance telah memasukkan teknologi ini pada berbagai macam produk. Sebelum teknologi ini, format kompresi yang digunakan dalam industri DVR Digital Video Record umumnya berkualitas rendah dalam mengkompresi. Dengan penerapan teknologi kompresi H.264 untuk industri video surveillance, kualitas rekaman video menjadi meningkat secara substansial. Mulai tahun 2008, beberapa industri surveilans mempromosikan teknologi H.264 sebagai sinonim dengan "video kualitas tinggi".

Selengkapnya...

Kelemahan Flash Menurut Apple

Oleh Nanang Suryana | Jumat, April 30, 2010 | , , | 6 Komentar »

iPhone dan iPad merupakan gadget sangat populer tahun ini, namun gadget tersebut tidak menyertakan dukungan Flash.

Apple selaku produsen dua produk tersebut memiliki alasan kuat kenapa produk mereka tidak mendukung Flash. Selain diklaim bikin baterai boros, Apple juga memiliki beberapa alasan lain yang dijadikan bahan pertimbangan.


Berikut ini pernyataan Bos Apple Steve Jobs, mengenai tidak adanya dukungan Flash di piranti besutan mereka.

1. Tidak 'terbuka'
Semenjak Flash diakusisi oleh Adobe maka secara resmi Flash telah menjadi aplikasi proprietary, sejak itu juga Apple mulai menjauh dengan teknologi Flash. Alih-alih keukeh menggunakan Flash, Apple malah melirik HTML5, CSS dan JavaScript yang memang bersifat lebih terbuka.

2. Flash bukan segalanya
Banyak orang beranggapan bahwa tidak mendukung Flash berarti pengguna kehilangan segalanya, padahal itu jelas tidak benar. Banyak video yang dibuat berdasarkan H.264 bukannya Flash seperti yang banyak disebutkan.

3. Keamanan
Faktor lain yang menyebabkan Apple meninggalkan Flash adalah perihal keamanan. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Symatec pada tahun 2009, Flash disebut-sebut sebagai pembawa malapetaka bagi pengguna Mac. Pasalnya, beberapa program jahat diklaim dapat menyerang melalui Flash.

4. Daya tahan baterai
Jobs mengklaim bahwa Flash hanya akan bikin baterai boros. Hal ini dikarenakan Flash masih menggunakan decoder lama untuk memutar video, sedangkan decoder yang lebih canggih telah tersedia pada H.264.

5. Flash bukan untuk layar sentuh
Jobs mengatakan bahwa Flash sejatinya dirancang untuk antarmuka berbasis keyboard dan mouse, bukan layar sentuh seperti iPhone ataupun iPad. Untuk itulah Apple memutuskan untuk lebih memilih CSS, HTML5 dan JavaScript.

6. Tidak cukup progresif untuk pengembang
Alasan terakhir Apple menjauh dari Flash karena dianggap tidak cukup progresif bagi para pengembang aplikasi. Jobs mengatakan, beberapa fitur Flash malah justru membatasi kreatifitas para pengembang aplikasi

Artikel sebelumnya tentang alasan iPad tidak dukung Flash.

Semoga bermanfaat.

Selengkapnya...

Spesifikasi Nokia N8

Oleh Nanang Suryana | Rabu, April 28, 2010 | , | 2 Komentar »

Spesifikasi Nokia N8

Sistem operasi menggunakan Symbian 3. Beberapa hal yang ditambahkan pada sistem operasi ini adalah dukungan untuk multi-touch (menggunakan lebih dari satu jari), flick scrolling (menjentikkan jari untuk menggulung layar) dan pinch zoom (memperbesar tampilan dengan gerakan mencubit).

Symbian 3 juga menaikkan standar kinerja dengan pengelolaan memori yang lebih besar, memungkinkan untuk membuka banyak aplikasi yang berjalan bersamaan, hal ini untuk penggunaan multi-tasking yang lebih cepat.


Berikut adalah beberapa spesifikasi Nokia N8:
  • Dimensi: 113.5 x 59.12 x 12.9 mm (L x W x H)
  • Berat: 135g
  • Layar: AMOLED 3.5 inch widescreen (640 x 360 pixels); capacitive touch
  • Memori: 16GB mass memory + micro SD card slot, 135MB memori internal; dukungan kartu memori hingga 32GB; RAM256; ROM512
  • Kamera: Carl Zeiss optics; 12 megapixels; Xenon Flash
  • Konektivitas: HDMI, WLAN 802.11 b/g/n, A-GPS
  • Audio handset dibekali teknologi Dolby Digital Plus
Ponsel ini juga menjadi handset pertama Nokia yang dilengkapi software Qt untuk para developer aplikasi. Software ini diklaim lebih memudahkan pengembang membuat aplikasi di Symbian dan platform lainnya. Nokia N8 dilengkapi fasilitas Ovi Maps gratis.

Harga berkisar US$ 492 atau sekitar 5 jutaan.

Semoga dapat menjadi referensi.

Selengkapnya...

Game Ekslusif Xbox 360

Oleh Nanang Suryana | Senin, April 26, 2010 | , | 0 Komentar »

Berikut ini daftar game ekslusif Xbox 360 yang kurang diminati para gamer.

1. Earth Defense Force 2017
Ketika Xbox 360 banyak diserbu oleh game bergaya First Person Shooter (FPS), Earth Defense Force 2017 malah hadir dengan gaya permain aksi dengan sudut pandang orang ketiga. Meski dibekali banyak jenis senjata, tidak membuat para gamer menyukai game ini.

2. Culdcept Saga
Culdcept Saga merupakan game strategi dengan misi utama mengusai seluruh dataran yang ada dalam peta. Hadir dengan tampilan yang sangat kasual, membuat para penggila game enggan memainkan game ini.


3. Chromehounds
Berkat segudang fitur yang diusungnya, Chromehounds mendapat predikat game simulasi yang sangat paling kompleks di ranah Xbox 360. Namun hal itu malah membuat angka penjualan game ini sangat menyedihkan di mata penerbitnya.

4. Viva Piñata: Trouble in Paradise
Trouble in Paradise merupakan sekuel terbaik dari jajaran Viva Piñata yang kerap hadir di Xbox 360, sistem permainan dan konten dalam game ini pun terus dikembangkan untuk memuaskan para gamer. Namun sayang, gamer sudah kepalang cuek dengan sekuel game ini.

5. Blue Dragon
Selain Final Fantasy, Blue Dragon merupakan game yang paling laris di Jepang. Selain itu, game ini juga disebut-sebut merupakan Role Playing Game (RPG) terbaik untuk Xbox 360. Namun kehadirannya tidak banyak mendapat perhatian dari gamer.

Selengkapnya...

Dual-Cell HSDPA (DC-HSPA+)

Oleh Nanang Suryana | Senin, April 26, 2010 | , | 0 Komentar »

Dual-Cell HSDPA (juga dikenal sebagai: Dual-Carrier HSPA atau Dual-Cell HSPA) adalah standar broadband nirkabel berbasis HSPA yang didefinisikan dalam UMTS 3GPP rilis 8.

Dual Cell (DC-) HSDPA merupakan evolusi alami dari HSPA dengan cara agregasi pembawa downlink. Lisensi UMTS pada alokasi spektrum berpasangan 10 atau 15 MHz. Ide dasar dari fitur multicarrier adalah untuk mencapai pemanfaatan sumber daya yang lebih baik dan efisiensi suatu spektrum melalui alokasi sumber daya bersama dan load balancing downlink di seluruh operator.


Sebuah jaringan HSPA canggih yang secara teoritis dapat mendukung sampai 28Mbit / s, dan 42Mbit / s dengan pembawa tunggal 5 MHz untuk Rel7 (MIMO dengan 16QAM), dan Rel8 (64-QAM + MIMO), dalam kondisi saluran baik dengan korelasi yang rendah antara transmisi antena. Sebuah metode alternatif untuk dua kali kecepatan data adalah bandwidth ganda, yakni 10 MHz dengan menggunakan DC-HSPDA.

Selain itu, beberapa keragaman dan keuntungan bersama juga dapat diharapkan dengan QoS yang baik bagi pengguna akhir, dalam kondisi lingkungan teknis buruk yang sudah ada seperti MIMO multiplexing spasial tidak dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan data.

DC-HSDPA dapat mendukung sampai 42Mbit / s. Teknologi ini tidak seperti HSPA, tidak mengandalkan transmisi MIMO.

Selengkapnya...

Aplikasi Pilihan di iPad

Oleh Nanang Suryana | Sabtu, April 17, 2010 | , , | 3 Komentar »

Pertama kali iPad dipamerkan telah memberikan harapan dengan akan diramaikan oleh deretan aplikasi yang unik, menarik dan menjanjikan. Sebelumnya telah diinfokan tentang aplikasi bawaan yang telah ada di iPad.

Memang sampai dengan saat ini, Apple hanya memberi akses kepada sedikit pengembang software untuk menciptakan aplikasi untuk iPad. Pengembang software yang tak mendapatkan akses terpaksa bereksperimen dengan simulator aplikasi dan model buatan sendiri. Akibatnya, banyak aplikasi yang kurang sempurna dan beberapa hilang fiturnya.

Mitch Wagner, seorang jurnalis teknologi dan konsultan pemasaran internet, mencatat ada 8 aplikasi yang telah berjalan dengan sangat baik di iPad.


Aplikasi tersebut memang didesain untuk iPad, bukan aplikasi iPhone yang dipaksakan berjalan di iPad, dan beberapa di antaranya bisa dinikmati secara gratis.

Berikut aplikasi-aplikasi pilahan tersebut:

1. 1Password Pro
Aplikasi ini mampu menyimpan dan mengatur password dan informasi penting lainnya sehingga kita bisa login secara otomatis di berbagai web dan layanan internet lainnya. Selain itu, aplikasi ini juga dapat dipakai untuk menyimpan nomor kartu kredit, nomor rekening bank, pin ATM dan banyak lagi.

1Password Pro dijual secara paket untuk iPhone dan iPad dengan harga US$14,99. Bagi pemilik iPad yang tak memiliki iPhone, aplikasi ini dijual seharga US$6,99.

2. Instapaper Pro
Aplikasi ini termasuk mudah dan bisa membuat Anda kecanduan. Apabila ingin membaca artikel yang kebetulan panjang dan Anda tidak punya waktu untuk membacanya, maka dengan mudah Anda tinggal menekan tombol 'bookmarklet' dan artikel itu otomatis tersimpan di daftar instapaper.com. Setelah ada waktu luang, Anda tinggal membuka daftar dan membacanya.

Walaupun bisa dinikmati pengguna iPhone, aplikasi ini berjalan dengan lebih baik pada iPad yang mempunyai ukuran layar yang lebih lebar.

Instapaper Pro kompatibel dengan iPhone, iPad, dan iPod Touch dan dibanderol dengan harga US$ 4,99. Sebagai tambahan, aplikasi ini mampu menampung 250 artikel dan versi Lite-nya mampu menampung 10 artikel.

3. Kindle
Aplikasi ini akan membantu Anda untuk membaca sebuah buku yang ingin dibaca tanpa harus membelinya. Ya, seperti layaknya iBooks, aplikasi Apple untuk debut iPad ini gratis dan memiliki jaringan luas untuk pemilihan buku pada Proyek Gutenberg (dokumentasi buku-buku lama berbentuk elektronik) dan sumber internet lainnya. Aplikasi ini bisa dinikmati secara gratis.

4. Netflix
Anda salah satu penggemar aplikasi Netflix? kalau iya berarti Anda wajib memiliki ini. Kemudahan untuk mengikuti streaming film dan acara TV bisa dinikmati di iPad dengan menggunakan Netfix.

Yang lebih hebatnya lagi, Netflix mampu mengingat adegan film yang Anda tonton sebelum dihentikan. Namun layaknya perangkat elektronik pada umumnya yang bisa error, terkadang Netfix bisa melakukan kesalahan dalam mengingat adegan film terakhir. Kadang ingat, kadang tidak.

Aplikasi ini sebetulnya gratis tapi penggunanya harus memiliki kartu member Netfix, yang dikenakan biaya US$ 8,99 per bulannya.

5. Pages
Apple Page ini adalah aplikasi kecil yang menarik. Aplikasi seharga US$ 9,99 ini sama seperti software Word pada umumnya. Bedanya aplikasi ini mampu menerima dokumen dalam 2 format: Pages '09 untuk Mac dan Microsoft Word (Office 97 ke atas), dan PDF.

Hanya saja Anda akan menemui kesulitan jika memindahkan hasil tulisan Word dari iPad ke desktop karena ukuran tanpilannya yang berbeda. Begitu pun sebaliknya.

6. TweetDeck
Memang banyak aplikasi lainnya untuk terhubung ke dunia Twitter. Tetapi sepertinya TweetDeck ini dianggap salah satu yang terbaik untuk penggunaan iPad.

Seperti aplikasi Twitter lainnya, TweetDeck ini sangat mudah. pengguna bisa membaca pesan dari seluruh teman, melakukan direct messages, menyimpan, dan mencari teman. TweetDeck juga bisa menghubungkan link situs tertentu.

7. Things for iPad
Aplikasi seharga US$ 19,99 ini digunakan untuk mengatur agenda seperti yang ada di Mac dan iPhone: menyimpan to-do lists dari awal hingga tanggal jatuh tempo, mengatur daftar proyek yang berisi bidang tanggung jawab, tindakan lanjut proyek dan lain-lain.

8. The Weather Channel Max
Aplikasi ini sangat berguna bagi Anda yang ingin mengetahui cuaca tempat Anda berada. Dan mengetahui kapan tepatnya matahari akan terbit dan terbenam.

Anda pun bisa mengetahui peta cuaca dan daerah mana yang bercuaca buruk. Selain itu Anda bisa menikmati video ramalan cuaca dari 'The Weather Channel'.

Sebagian aplikasi di atas telah menjadi aplikasi bawaan, dan aa beberapa yang belum.

Selengkapnya...

Virus Bisa Menyusup di File PDF

Oleh Nanang Suryana | Sabtu, April 17, 2010 | | 3 Komentar »

Acrobat File Format atau yang biasa disebut PDF diklaim sangat aman untuk melihat sebuah dokumen. Karena keamanannya tersebut, banyak perusahaan kartu kredit mengirim tagihannya melalui format ini.

Bahkan hampir semua bank menggunakannya untuk mengirimkan dokumen, surat penting, dan tagihan. Tetapi kini para pengguna format PDF harus lebih waspada. Para hacker berusaha membobol PC Anda menggunakan format ini.

Menurut Websense Security Labs, Zbot Trojan atau yang biasa disebut 'Zeus' adalah sebuah virus yang akan mencuri setiap data pada PC yang terinfeksi. Virus tersebut menyebar sangat cepat melalui email. Sampai kini telah ditemukan 2.200 email terinfeksi di India.


"Jangan pernah membuka pesan attachment dengan nama 'Royal_Mail_Delivery_Notice.pdf' di dalamnya. Kebanyakan orang menganggap PDF adalah file yang aman sehingga tidak masalah untuk menyimpannya di PC. Tetapi tidak, PDF itu akan mengeluarkan beberapa file dan mengambil alih komputer. Anti-virus terbaru pun memiliki 80% risiko kesalahan dalam mendeteksi virus dalam file ini," ujar juru bicara Websense.

Cara kerja virus ini adalah menggandakan dirinya dalam sistem operasi Windows, tempat segala program vital berada dan mengubah registry komputer begitu virus aktif setiap kali PC dinyalakan.

"Registry adalah database yang ada dalam komputer. Berfungsi untuk melacak hardware, software dan informasi lainnya. Contohnya saja, ketika software baru telah diinstal maka registry akan menampung segala informasi mengenai software itu," tutupnya.

Semoga dapat bermanfaat.

Selengkapnya...

Aplikasi-Aplikasi untuk iPad

Oleh Nanang Suryana | Selasa, April 06, 2010 | , , | 3 Komentar »

Apple telah melengkapi iPad dengan aplikasi bawaan seperti browser Safari untuk akses internet, Maps untuk peta dan navigasi, iBooks untuk membawa e-book, iPod untuk menikmati musik, iTunes untuk belanja konten, video player, kalender, dan sebagainya.

Apple memastikan secara teknis semua aplikasi yang berjalan di iPhone pada dasarnya juga jalan di iPad.

Beberapa aplikasi telah dioptimalkan untuk iPad dengan layar yang lebih lebar dibandingkan dengan iPhone. Aplikasi-aplikasi utama yang bekerja di iPad antara lain:


  1. Kindle App for iPad dari Amazon.com untuk mengakses e-book dari Kindle Store yang berjumlah 450.000.
  2. Game Call of Duty dari Activision yang menampilkan grafis tinggi.
  3. eBay yang menyediakan pasar online dengan didesain khusus untuk memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman di iPad.
  4. Netflix dengan aplikasi nonton TV dan film secara online melalui internet dengan tarif 8,99 sebulan.
  5. The New york Times, USA Today, dan Wall Street Journal yang dioptimalkan untuk layar iPad.
  6. Walt Disney Co dengan aplikasi TV, game, buku, dan komik Marvel yang sudah tersedia sebanyak 500 buah.
  7. Party-Pad Marvle Mixer dari GameHouse
  8. Game-game buatan Electronics Arts seperti Scrabble, Tetris, dan Need for Speed Shift.
  9. Aplikasi Dragon Dictation dari Nuance Communication.
  10. Zagat to Go sebagai pemandu restoran dengan tarif 9,99 dollar AS.
  11. Citrix GoToMeeting untuk meeting online.
  12. Apartment Guide dari Primedia
Semoga dapat menjadi referensi.

Selengkapnya...

Peristiwa Berkaitan Dengan Bulan April dan Teknologi

Oleh Nanang Suryana | Selasa, April 06, 2010 | | 2 Komentar »

2004
Google berhasil menelurkan layanan baru, Gmail. Layanan ini diprediksi akan mengubah interaksi dan pengalaman penggunaan webmail.

1998
Disney membeli MIT seharga USD6,9 miliar. Ini merupakan lelucon 'terparah' yang pernah ada di dunia teknologi, untuk memeriahkan April Mop. Untungnya, pihak Disney ataupun MIT tidak mengusut pembuat lelucon ini ke jalur hukum karena menyebut MIT akan berubah menjadi Disney Institute Technology.


1973
Telepon seluler milik Motorola pertama kali digunakan. Bernama DynaTAC (DYNamic Adaptive Total Area Coverage). Sebuah ponsel sebesar sepatu, dibuat oleh Martin Cooper dan didesain oleh Rudy Krolop. Tinggai 9 inci, berat 2,5 pon, dengan 30 papan sirkuit, memiliki daya tahan bicara 35 menit dan harus di-charge selama 10 jam.

1845
Foto matahari pertama kali berhasil diambil oleh kamera milik dua fisikawan Prancis, Armand H. L. Fizeau and J. Leon Foucault.

1960
Satelit pemantau cuaca pertama, TIROS-1 (Television Infrared Observation Satellite), berhasil diluncurkan oleh NASA.

1976
Meski baru diresmikan pada 3 Januari 1977, Apple Computer sejatinya dibentuk pada 1 April 1976 yang berkantor di sebuah garasi rumah, kolaborasi Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne.

Selengkapnya...
Jika Anda merasa postingan blog ini bermanfaat, Anda bisa berlangganan melalui email tentang update terbaru.